DPRD Makassar Soroti Penyaluran Bansos Tak Tuntas
PLUZ.ID, MAKASSAR – Sedikitnya 1.389 paket sembako diinformasikan belum disalurkan ke masyarakat. Padahal, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah menganggarkan untuk pengadaan sekitar 60 ribu paket.
Terkait hal itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Abd Wahab Tahir, mengatakan, penyaluran bansos hingga saat ini masih belum tuntas. Sebab, masih ada ribuan masyarakat belum menerima manfaat dari paket bantuan bersumber APBD ini.
“Ada SOP (Standar Operasional Prosedur)
dalam pengadaan dan penyaluran sembako. Tapi faktanya, masih ada ribuan yang tidak tersalurkan karena kendala SOP yang mesti dipenuhi,” kata Abd Wahab Tahir, Selasa (7/7/2020).
Legislator Golkar ini, mengatakan, SOP pengadaan dan distribusi yang dipatuhi Dinas Sosial dengan tujuan kehati-hatian merupakan hal yang tepat. Sebab, prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan APBD sangat penting karena bisa mencegah terjadinya kerugian negara.
“Jadi, jangan sampai SOP itu jadi penghambat. Karena APBD itu seyogyanya untuk kepentingan rakyat nah kalau rakyat terhambat menerima manfaat dari APBD, maka tujuan APBD tidak kena,” ujarnya.
“Apa itu? APBD dipergunakan seluas-luasnya untuk kepentingan rakyat. Jadi, kita sayangkan masih adanya ribuan warga tidak dapat sembako,” tambahnya. (***)