search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Sadiq: Saatnya Beli Rumah

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 07 Juli 2020 21:30
HM Sadiq. foto: istimewa.
HM Sadiq. foto: istimewa.

PLUZ.ID, MAKASSAR – Masa pandemi virus corona (Covid-19) yang tengah mewabah belum diketahui pasti kapan akan berakhir, tetapi satu kesyukuran karena pemerintah sudah memberikan kelonggaran melalui adaptasi New Normal atau kenormalan baru.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) Sulsel, HM Sadiq, Selasa (7/7/2020), mengatakan, hal ini menjadi peluang untuk segera berakselerasi. Termasuk di sektor ekonomi, terkhusus properti.

“Saat ini era New Normal adalah waktu yang tepat untuk membeli rumah, setelah kurang lebih tiga bulan pembatasan sosial atau aktivitas, saatnya bersama-sama kembali menggairahkan properti,” terangnya.

Sadiq mengakui, selama pembatasan sosial para developer tetap melaksanakan aktivitas atau membangun, namun tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Kami berusaha survive. Kalau kita tidak membangun, dari mana kita bisa menghidupi karyawan. Tetapi tetap menjalanlan protokol kesehatan, itu yang utama,” katanya.

“Bahkan, selama pandemi tetap ada transaksi. Terutama user dari fix income dan swasta yang tidak terlalu terdampak,” tambahnya.

Sadiq menilai, era New Normal yang digaungkan pemerintah merupakan kabar gembira bagi para developer. Apalagi, dengan adanya dukungan dari perbankan.

“Kita bersyukur karena perbankan tetap memberikan pelayanan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Meski tetap lebih selektif. Mudah-mudahan, kondisi segera membaik, agar masyarakat yang ingin membeli rumah dapat terbantu,” harapnya.

Owner Zarindah Group ini, mengatakan, para developer sudah bersiap menghadapi era New Normal. Apalagi, selama pandemi para developer tetap menjaga stok.

“Sama halnya kami di Zarindah tetap menyiapkan stok, sehingga di era New Normal ini kita tidak kelabakan memenuhi kebutuhan yang juga mulai kembali menuju normal. Kami memiliki lokasi perumahan yang disiapkan hampir di setiap kabupaten/kota di Sulsel,” bebernya.

“Ekspansi kita tetap jalan guna memenuhi kebutuhkan rumah masyarakat yang berkualitas dengan harga kompetitif,” tambahnya.

Sadiq pada kesempatan ini juga menyampaikan beberapa keluhan terkait lemahnya bisnis properti di masa pandemi Covid-19.

Sebanyak 381 proyek terhenti dan 7.290 unit hunian belum bisa terealisasi. “Tapi, saat ini kita perlahan sudah mulai akad,” katanya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top