search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Mentan SYL Dampingi Presiden Tinjau Lokasi Pengembangan Lumbung Pangan Nasional

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 09 Juli 2020 21:30
PENINJAUAN. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pengembangan lumbung pangan nasional (food estate) dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (9/72020). foto: dok Kementan RI
PENINJAUAN. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pengembangan lumbung pangan nasional (food estate) dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (9/72020). foto: dok Kementan RI

PLUZ.ID, MAKASSAR – Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pengembangan lumbung pangan nasional (food estate) dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (9/72020).

Lokasi yang pertama ditinjau Presiden untuk menjadi daerah yang diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa tersebut terletak di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara tampak menerima pemaparan yang dipandu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk kemudian meninjau lahan-lahan yang akan menjadi lumbung pangan nasional di daerah tersebut.

Presiden juga berdiskusi sejenak bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan sejumlah menteri lainnya terkait pengembangan kawasan lumbung pangan tersebut di sebuah gubuk tak jauh dari lokasi peninjauan.

Turut serta diantaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat.

“Peninjauan sebagai langkah awal dalam proses pengembangan lahan rawa ini dilakukan pemerintah dalam mempercepat upaya untuk mengantisipasi Indonesia dari ancaman krisis pangan, seperti diperingatkan Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO),” tulis keterangan resmi Kementan, Kamis (9/7/2020).

Untuk tahap awal di tahun 2020 ini, pemerintah akan menggarap di lahan seluas 28.321 Hektare (Ha). Targetnya, lahan itu bisa digarap di bulan Oktober mendatang.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top