Keluarga dan Tokoh Masyarakat Rilau Ale Dukung Andi Utta

PLUZ.ID, BULUKUMBA – Bakal calon Bupati Bulukumba, HA Muchtar Ali Yusuf, mengunjungi dan silaturahmi dengan keluarga besarnya di Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Rabu (29/7/2020).

Sejumlah titik didatangi Andi Utta, sapaan akrab HA Muchtar Ali Yusuf. Keluarga, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di setiap lokasi sangat antusias menyambut kehadirannya.

Tokoh masyarakat Rilau Ale, H Syamsir mengatakan, sangat senang dengan kunjungan Andi Utta.

“Saya sangat kenal baik dengan orang tuamu, nak. Insya Allah, kami akan bersama-sama masyarakat di sini akan memberikan dukungan,” terang Syamsir dengan nada lantang yang disambut aplaus warga yang hadir pada pertemuan ini.

Syamsir berjanji akan menggalang dukungan untuk memenangkan Andi Utta pada Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Bulukumba, 9 Desember 2020 mendatang.

“Kami dengan sangat terbuka senantiasa menyambut kedatanganmu di sini, nak. Kalau perlu kami akan sering mengajak ke sini bertemu masyarakat yang merupakan keluarga sendiri,” jelasnya.

Tokoh masyarakat Rilau Ale lainnya, Basri, mengatakan, sangat mendukung Andi Utta maju sebagai bakal calon Bupati Bulukumba.

“Saya dan teman-teman tokoh masyarakat di sini akan mengajak warga bersama-sama mendukung dan memenangkan Andi Utta pada pilkada, 9 Desember 2020 mendatang,” jelasnya.

Pada kunjungan kali ini, masyarakat juga berinteraksi langsung dengan Andi Utta. Warga di setiap titik pertemuan memberikan masukan termasuk keluhan warga yang mesti dibenahi jika nantinya terpilih jadi Bupati Bulukumba.

Sementara, Andi Utta sangat mengapresiasi keluarga dan tokoh masyarakat yang hadir pada pertemuan ini.

“Terima kasih banyak atas kehadiran orang tuaku, saudara-saudaraku, dan adek-adekku semuanya. Di sini banyak keluarga. Saya datang minta restu dan dukungan kita semua bersama-sama membangun Bulukumba,” terangnya.

Pemilik tagline ‘Harapan Baru Bulukumba’ ini, mengaku, akan mewakafkan diri, memberikan kontribusi pemikiran, dan pengalamannya untuk membangun Bulukumba lebih baik.

“Alhamdulillah, saya ini sudah diberikan rezeki 34 tahun jadi pengusaha. Umur sudah 54 tahun. Sebenarnya, saya sudah beristirahat sejak empat tahun lalu. Saya ingin menikmati hidup. 12 perusahaan sudah cukup, namun masyarakat meminta memberikan kontribusi pemikiran dan pengalaman membangun Bulukumba, maka saya siap maju sebagai calon bupati. Mari kita bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,” terangnya.

“Saya jelas tidak akan bangga kalau cuman dijadikan bupati, tetapi bangga bisa mengangkat ekonomi masyatakat ketika jadi bupati nantinya,” tambahnya.

“Semua orang bisa jadi calon bupati, semua orang bisa jadi pengusaha, semua bisa jadi sukses, tetapi harus bekerja. Dikerja bukan dicerita artinya, bekerja bukan hanya dicerita saja. Kalau hanya cerita, maka tidak akan ada hasilnya. Dengan pengalaman sebagai pengusaha saya komitmen akan bersama-sama membangun Bulukumba,” lanjut pemilik tagline ‘Dikerja Bukan Dicerita’ ini. (***)

Berita Terkait
Baca Juga