search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Sucofindo Dukung SIK Planned Maintenance System Pelni

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 29 Juli 2020 12:00
SINERGI. Direktur Komersial 2 Sucofindo M. Haris Witjaksono (kanan) dan Direktur Armada PT Pelni Tukul Harsono (kiri) bersinergi dalam pelayanan Sistem Informasi dan Komunikasi (SIK) untuk kegiatan Planned Maintenance System (PMS) Pelni. foto: istimewa
SINERGI. Direktur Komersial 2 Sucofindo M. Haris Witjaksono (kanan) dan Direktur Armada PT Pelni Tukul Harsono (kiri) bersinergi dalam pelayanan Sistem Informasi dan Komunikasi (SIK) untuk kegiatan Planned Maintenance System (PMS) Pelni. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – PT Sucofindo (Persero) memberikan dukungan Sistem Informasi dan Komunikasi (SIK) untuk kegiatan Planned Maintenance System (PMS) PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni/Persero) dan telah dilaksanakan kick off meeting terkait pelaksanaan PMS tersebut dengan PT Pelni.

Acara dihadiri Direktur Komersial 2 Sucofindo M Haris Witjaksono dan Direktur Armada PT Pelni Tukul Harsono berlangsung di atas KM Kelud PT Pelni, Tanjung Priok Jakarta sebagai salah satu wujud sinergi BUMN.

Dirkom 2 Sucofindo, Haris Witjaksono, menyampaikan apresiasinya kepada PT Pelni yang telah membangun Sistem Pemeliharaan Kapal (PMS) berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini.

“Tentunya kami berterima kasih atas kepercayaan Manajemen PT Pelni kepada Sucofindo untuk mendukung penuh pembangunan PMS ini,” ujarnya.

Haris menjelaskan, aplikasi PMS berbasis teknologi informasi dan komunikasi diperlukan untuk menjawab tantangan saat ini dalam mendapatkan data dan informasi andal tentang kondisi pemeliharaan kapal, suku cadang, sertifikasi dan lainnya.

“Sistem pemeliharaan kapal yang terencana (PMS) memungkinkan pemilik atau operator merencanakan, melakukan dan mendokumentasikan perawatan kapal pada interval yang sesuai dengan persyaratan kelas dan pabrikan. PMS ini merupakan persyaratan mandatory atau wajib dalam ISM Code,” katanya.

Sementara, Direktur Armada PT Pelni, Tukul Harsono, mengungkapkan, PT Pelni membutuhkan aplikasi PMS guna melakukan perubahan dalam maintenance system untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dan kemajuan teknologi di era revolusi industri 4.0.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top