search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Hasanuddin Leo Sosialisasi Perda Kepemudaan

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 15 Agustus 2020 21:30
SOSIALISASI PERDA. Suasana sosialisasi Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan yang dilaksanakan anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo di Hotel Travelers Phinisi, Sabtu (15/8/2020). foto: istimewa
SOSIALISASI PERDA. Suasana sosialisasi Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan yang dilaksanakan anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo di Hotel Travelers Phinisi, Sabtu (15/8/2020). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo, melaksanakan kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan kepada masyarakat wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kota Makassar, di Hotel Travelers Phinisi, Sabtu (15/8/2020).

Leo, sapaan akrab Hasanuddin Leo, mengatakan, peraturan ini merupakan turunan dari produk aturan nasional baik undang-undang dan peraturan pemerintah. Dimana, mengatur tugas dan tanggung jawab pemerintah di dalamnya mengenai kepemudaan.

“Pemerintah punya program, kalau di daerah ada RPJMD. Itu dituangkan dalam lima tahun oleh wali kota dan isi dokumen termuat kepemudaan. Bagaimana pemerintah hadir dan mengayomi pemuda,” katanya.

Leo mengharapkan, pihaknya ingin masyarakat khususnya pemuda untuk mengetahui perda yang kajiannya telah diselesaikan tahun lalu.

Secara rinci, Leo mengajak pemuda memahami perannya di tengah masyarakat.

“Jadi, ada rencana aksi daerah yang kemudian menjadi turunan dari program sehingga moment ini harapannya bisa dimengerti,” paparnya.

Terpisah, narasumber Perda Kepemudaan, Achmad Hendra Hakamuddin, menyampaikan, perda tentang Kepemudaan ini, hadir memberikan garansi untuk pemuda di Makassar. Ada perbedaan mendasar peran pemuda setelah DPRD menghadirkan regulasi ini.

“Dulu kegiatan kepemudaan sifatnya pilihan, artinya dinomor duakan. Setelah ada perda, semua hak pemuda itu wajib diselenggarakan pemerintah,” jelas Hendra.

Selain itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar ini, mengatakan, perda ini memberikan dan peran pemuda dalam berkarya. Pasalnya, konten regulasi ini lebih kepada memberikan pembinaan dan pemberdayaan yang tentu diikuti penganggaran.

“Tapi itu kita akui belum maksimal diberikan pemerintah. Meski begitu, banyak memberikan panggung dengan gerakan berwirausaha untuk pemuda,” katanya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top