search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Supratman Sosialisasi Perda Kepemudaan

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 20 Agustus 2020 15:15
SOSIALISASI PERDA. Anggota DPRD Kota Makassar, Suptraman, saat menggelar sosialisasi Perda Kepemudaan di Hotel Grand Town Makassar, Kamis (20/8/2020). foto: istimewa
SOSIALISASI PERDA. Anggota DPRD Kota Makassar, Suptraman, saat menggelar sosialisasi Perda Kepemudaan di Hotel Grand Town Makassar, Kamis (20/8/2020). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Supratman, mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 6 tahun 2019 terkait Kepemudaan.

Sosialisasi ini menghadirkan pembicara, yakni Indira Mulyasari (Wakil Ketua Bidang Sosial dan Tenaga Kerja KNPI Provinsi Sulsel) dan Ashar Anwar (Kabid Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar).

Supratman mengatakan, kepemudaan sangat indentik dengan kemerdekaan. Kemerdekaan merupakan sumbangsih besar dari perjuangan para pemuda pendahulu dalam melawan dan mengusir penjajah.

“Kita tidak akan merasakan kemerdekaan kalau tidak ada perjuangan pemuda sebelumnya,” kata Supratman di sela-sela kegiatan di Hotel Grand Town Makassar, Kamis (20/8/2020).

Supra, sapaan akrab Supratman, menjelaskan, pemuda masa kini bertanggung jawab untuk merawat kemerdekaan agar jauh dari perpecahan serta menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Senada dengan Supra, Indira Mulyasari mengatakan, pemuda harus berperan dalam kemajuan suatu bangsa. Pemuda harus memiliki kreativitas tinggi dan berani berinovasi.

Mantan anggota DPRD Makassar ini, mengajak para pemuda agar menimati masa mudanya dengan memperbanyak pengalaman, baik berorganisasi maupun mendirikan usaha-usaha.

“Tidak ada salahnya anak muda menikmati masa mudanya supaya punya cerita di masa tua. Biarkanlah anak-anak dari muda berorganisasi, karena itu proses belajar menjadi pemimpin,” tutur Indira.

Sementara, Kabid Kepemudaan Dispora Makassar, Ashar Anwar, memaparkan, definisi kepemudaan ialah hal yang berkaitan dengan potensi, hak, dan karakter, kapasitas aktualisasi diri dan cita-cita. Peran pemerintah sangat penting dalam mengelola kepemudaan dengan baik. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top