search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Anggota DPRD Bulukumba Diduga Aniaya ASN

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 09 September 2020 20:00
Ilustrasi. foto: istimewa
Ilustrasi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bulukumba, Andi Awal Nurhadi, melapor Polres Bulukumba telah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum anggota DPRD Kabupaten Bulukumba.

Korban mengalami luka di bagian leher diduga bekas cengkeraman dan goresan kuku.

Pelaksana Harian (PL) Kasatreskrim Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Dasri, membenarkan laporan Andi Awal.

“Rekan-rekan penyidik sudah menerima laporannya, untuk sementara dikenakan 351, pasal penganiayaan,” katanya.

Andi Awal menceritakan kronologis kejadian yang terjadi, Rabu (9/8/2020).
Menurutnya, saat itu ada rapat evaluasi triwulan kedua antara DPRD Bulukumba dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Kantor DPRD Bulukumba.

Rapat berlangsung alot dan berujung Insiden. Statemen anggota DPRD, Andi Bakti yang menyebut TAPD “Pencuri Berjemaah” memicu keresahan anggota TAPD yang ada di ruangan tersebut.

“Saat rapat berlangsung, Pak Bakti mengeluarkan statemen bahwa TAPD pencuri berjemaah. Saat rapat diskorsing, karena memasuki waktu salat lohor, saya berusaha meminta penjelasan dari Pak Bakti. Saya dekati beliau untuk mempertanyakan maksud dari ucapannya,” beber Andi Awal.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top