search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Basdir: Kesadaran Protokol Kesehatan di Pasar Mulai Terlihat

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 15 September 2020 11:00
SOSIALISASI. Tim PD Pasar Makassar Raya Kota Makassar rutin melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di pasar-pasar. foto: istimewa
SOSIALISASI. Tim PD Pasar Makassar Raya Kota Makassar rutin melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di pasar-pasar. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sejak intens melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di pasar-pasar, kesadaran para pedagang dan pembeli di pasar tradisional Makassar mulai terlihat hasilnya.

Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya Kota Makassar, Basdir, Senin (14/9/2020), mengatakan, kesadaran itu berkat upaya yang dilakukan PD Pasar Makassar yang rutin melakukan imbauan protokol kesehatan setiap hari di beberapa pasar. Tidak hanya itu, PD Pasar juga dibantu jajaran TNI Polri dalam memberikan edukasi kepada pedagang dan pembeli.

“Awal pandemi Covid-19, kami akui masih sangat sulit mengedukasi pedagang dan pembeli. Tapi, sekarang Alhamdulillah, kesadaran pedagang dan warga sudah cukup baik,” katanya.

Basdir menjelaskan, sekitar 70 hingga 80 persen pedagang sudah mulai patuh. Dan itu terlihat di beberapa pasar tradisional di Makassar.

Selain itu, PD Pasar Makassar juga telah menyiapkan fasilitas cuci tangan, beberapa surat edaran yang dipajang di pasar.

Dalam kunjungan tersebut, Basdir didampingi Direktur Operasional PD Pasar Makassar Raya Kota Makassar, Saharuddin Ridwan dan sejumlah pegawai.

Senada dengan itu, Saharuddin menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sanksi untuk pedagang yang lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau tiga kali kami tegur tidak mendengar kami suruh pulang, jika tidak menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Upaya lain yang dilakukan PD Pasar Makassar adalah menyiapkan sistem aplikasi belanja online dan offline dengan transaksi non tunai.

“Jadi ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan pedagang dan pembeli. Lewat aplikasi online dan sistem operator dengan call center. Jadi pembeli sisa menelepon call center di sepuluh titik pasar yang telah tersedia. Nanti diantarkan anggota kami,” jelas Sahar. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top