Sucofindo Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan KAI

PLUZ.ID, MAKASSAR – PT Sucofindo (Persero) telah mengaudit dan sertifikasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016.

“Setelah melalui proses audit dan penilaian dari tim Sucofindo, maka hasilnya dinyatakan bahwa PT KAI kompeten untuk mendapatkan sertifikat Sistem Managemen Anti Penyuapan,” kata Bachder Djohan Buddin, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero).

Sertifikat ini diserahkan Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin kepada Direktur Utama PT KAI (Persero) Didiek Hartyanto yang berlangsung di Jakarta Railway Center (JRC) dengan tetap mengedepankan protokol Physical Distancing.

Bachder turut menyampaikan apresiasinya kepada KAI atas keberhasilan diraihnya sertifikat SMAP.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan KAI telah memilih Sucofindo sebagai mitra kerja untuk Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan,” kata Bachder.

Selanjutnya, Bachder menambahkan, dengan implementasi SMAP dirancang mampu membantu organisasi menetapkan, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan program anti suap.

“Penerapan standar SNI ISO 37001:2016 dengan utuh dan konsisten terhadap seluruh persyaratan standard yang ada, dengan selalu mengidentifikasi risiko anti suap, akan mendukung pencapaian rencana strategis maupun kinerja KAI,” ujarnya.

Bachder pun berharap dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan ini, kedepannya dapat menjadi upaya dalam perbaikan, perubahan, dan peningkatan secara berkelanjutan di berbagai lini pekerjaan dan perumusan dan pelaksanaan kebijakan anti suap di KAI.

Sucofindo bersama dengan KAI sebelumnya telah menjalin kerja sama dan tertuang ke dalam Nota Kesepahaman dengan ruang lingkup inspeksi dan audit, pengujian dan analisa, sertifikasi, konsultansi, dan pelatihan, survei dan inventarisasi aset, serta survei dan studi kelayakan, keselamatan dan keamanan, pengamanan kargo dan pos yang diangkut dengan kereta api serta kegiatan pelayanan pemeriksaan kargo kiriman kargo.

“Kerja sama dengan KAI merupakan komitmen kami dalam mengimplementasikan poin Kolaboratif dalam nilai AKHLAK AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dengan bersinergi antar BUMN,” ujarnya.

Selanjutnya, Bachder pun memaparkan bahwa saat ini pun dengan KAI tengah menjalin kerja sama dalam pengerjaan Sertifikasi Pesawat Angkat Angkut, Konsultan Pengawas tempat penampungan sementara, UKL UPL, Kegiatan LRT, dan Factory Assestable Test (FAT).

“Tentunya kami harapkan tak hanya sebatas kerja sama di bidang itu saja, namun dapat berkembang mengikuti kebutuhan dan proses bisnis Sucofindo bersama dengan KAI sebelumnya telah menjalin kerja sama dan tertuang ke dalam Nota Kesepahaman dengan ruang lingkup inspeksi dan audit, pengujian dan analisa, sertifikasi, konsultansi, dan pelatihan, survei dan inventarisasi aset, serta survei dan studi kelayakan, keselamatan dan keamanan, pengamanan kargo dan pos yang diangkut dengan kereta api serta kegiatan pelayanan pemeriksaan kargo kiriman kargo.

Selain Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Sucofindo memiliki layanan Sertifikasi Sistem Manajemen lainnya, yaitu Sertifikasi SNI ISO 27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi, Sertifikasi SNI ISO 28000:2009 tentang Sistem Manajemen Keamanan pada Rantai Pasokan, Sertifikasi SNI ISO 22000:2018 tentang Sistem Manajemen Keamanan Pangan, Sertifikasi SNI ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi, Sertifikat SNI ISO 9001:2015 tentang Sertifikat Sistem Manajemen Mutu, SNI ISO 14001:2015 Sertifikat Sistem Manajemen Lingkungan, dan  SNI ISO 45001:2018 Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Sucofindo juga dapat membantu dalam mengembangkan sistem manajemen sesuai standar nasional SMK3 dalam rangka memperbaiki kinerja keselamatan dan keamanan.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama Direktur Utama PT KAI (Persero), Didiek Hartyanto, mengungkapkan, rasa terima kasih kepada Sucofindo serta menuturkan manfaat atas terimplementasinya Sertifikasi Sistem Managemen Anti Penyuapan.

“Terima kasih kami ucapkan atas dukungan Sucofindo dalam melakukan audit dan sertifikasi kepada KAI khususnya terkait ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Sertifikasi ini sangatlah penting diterapkan di perusahakaan kami, ini menunjukkan komitmen kami dalam menjaga kredibilitas,” ujar Didiek.

Didiek pun menyampaikan bahwa implementasi SMAP ini, sejalan dengan nilai-nilai BUMN AKHLAK.

“Khususnya pada poin Amanah, kami sangat concern dalam menjaga integritas dan membawa kapabilitas KAI hingga seperti ini,” ujar Didiek.

Selanjutnya, Didiek berharap dengan diraihnya sertifikasi ini, dapat menjadi motivasi serta inspirasi bagi seluruh insan KAI dengan mengedepankan integritas. Hal ini pun dapat membuka peluang bisnis yang lebih besar. (***)

Berita Terkait
Baca Juga