search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Patarai Kecewa Bupati Sanksi Ringan Camat yang Hadiri Acara Paslon

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 03 November 2020 21:00
PELANGGARAN. Camat Mandai, Andi Mappelawa saat hadiri acara salah satu paslon Pilkada Maros 2020. foto: istimewa
PELANGGARAN. Camat Mandai, Andi Mappelawa saat hadiri acara salah satu paslon Pilkada Maros 2020. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAROS – Ketua Tim Pemenangan Keluarga Tahfidz (Andi Tajerimin-Havid S Fasha), Andi Patarai Amir bersuara terkait sanksi untuk oknum camat yang terbukti tidak netral dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maros 2020.

Patarai menilai, sanksi moral yang diberikan Bupati Maros, M Hatta Rahman kepada Camat Mandai, Andi Mappelawa, terlalu ringan. “Tidak ada efek jera,” ujarnya, Selasa (3/11/2020).

Ketua DPD II Partai Golkar Maros itu, menambahkan, ke depan wajar saja jika Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak takut ikut dalam pusaran politik, termasuk mendukung Pasangan Calon (Paslon). Sebab, sanksinya begitu enteng.

Dalam surat Bupati Maros bernomor 829/500/BKPSDM yang diterbitkan 2 November, tertera hukuman bagi Mappelawa yang berdasar rangkaian pemeriksaan, terbukti melakukan pelanggaran netralitas ASN.

“Saudara dinyatakan terbukti telah melakukan pelanggaran terhadap Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai ASN. Karena telah menghadiri kegiatan silaturahmi relawan HatiKita Keren, yang merupakan relawan salah satu bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Maros pada pilkada serentak tahun 2020.” Bunyi salah satu penggalan surat tersebut.

Sanksi yang diberikan adalah sanksi moral. Berupa pernyataan secara terbuka. Mappelawa juga disebutkan diberi teguran keras agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Apabila di kemudian hari Saudara terbukti mengulangi perbuatan melanggar Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai ASN, akan dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang berupa penundaan kenaikan pangkat selama setahun,” lanjutan isi surat.

Surat tersebut adalah tindak lanjut dari rekomendasi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) bahwa Mappelawa melakukan pelanggaran.

“Sayangnya tindak lanjutnya tidak berarti apa-apa,” nilai Patarai.

Sebelumnya, Senin, 21 September 2020, beredar foto yang menunjukkan kehadiran Mappelawa pada acara paslon Chaidir Syam-Suhartina Bohari, bahkan ikut berpidato. Lokasinya terindikasi di Kecamatan Camba, kampung halaman Mappelawa. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top