search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Sucofindo Berikan Sertifikat Good Delivery Practices kepada Garuda Indonesia

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 05 November 2020 10:00
PENYERAHAN. Direktur Komersial 2 PT Sucofindo (Persero) M Haris Witjaksono menyerahkan Sertifikat GDP kepada Direktur Niaga dan Kargo PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Moh Rizal Pahlevi di Kantor Garuda Indonesia, Senin (2/11/2020). foto: istimewa
PENYERAHAN. Direktur Komersial 2 PT Sucofindo (Persero) M Haris Witjaksono menyerahkan Sertifikat GDP kepada Direktur Niaga dan Kargo PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Moh Rizal Pahlevi di Kantor Garuda Indonesia, Senin (2/11/2020). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – PT Sucofindo (Persero) pastikan keamanan kargo vaksin serta pharmaceutical product lainnya dengan menyerahkan Sertifikat Good Distribution Practices (GDP) kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sertifikat ini juga sebagai bentuk dukungan Sucofindo terhadap Garuda Indonesia dalam proses memastikan keamanan distribusi, khususnya untuk pengiriman produk farmasi di masa pandemi.

“Kami sangat mengapresiasi atas keberhasilan Garuda Indonesia, karena telah melalui proses audit, sehingga tercapainya Sertifikasi Good Distribution Practices (GDP), khususnya pada layanan kargo untuk pengiriman vaksin serta produk farmasi lainnya,” kata M Haris Witjaksono, Direktur Komersial 2 PT Sucofindo (Persero), yang juga turut hadir berkesempatan menyerahkan sertifikat GDP kepada Direktur Niaga dan Kargo PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Moh Rizal Pahlevi di Kantor Garuda Indonesia, Senin (2/11/2020).

Haris menjelaskan, pencapaian ini merupakan wujud komitmen Garuda Indonesia atas terimplementasinya GDP dalam proses bisnis. “Dengan diperolehnya Sertifikat GDP ini, kami yakin perbaikan akan senantiasa dilakukan serta peningkatan berkelanjutan dalam berbagai lini bisnis terutama dalam memastikan mutu sepanjang alur pendistribusian untuk layanan kargo vaksin dan pharmaceutical product lainnya,” ujarnya.

Haris mengatakan, standard GDP (Good Distribution Practices) menjawab tuntutan keamanan di bidang pendistribusian produk farmasi.

“Oleh karena itu, dengan diimplementasikannya standar GDP ini, perdagangan produk farmasi dapat memenuhi kriteria keamanan serta munculnya kesadaran konsumen terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Selanjutnya, menurut Haris dikutip melalui siaran pers di situs Sucofindo, Kamis (5/11/2020), proses distribusi menjadi aspek penting dalam menjaminkan kualitas produk, sehingga dengan diterapkan standar GDP mampu membantu memastikan mutu sepanjang alur pendistribusian tetap terjaga, kualitas produk terpantau, mulai dari produk masuk gudang hingga sampai ke tangan konsumen.

Pada proses sertifikasi ini, Sucofindo mengacu kepada World Health Organization (WHO) terkait Good Distribution Pharmaceutical Product & Good Storage Practices for Pharmaceutical, serta Peraturan BPOM No. 6 tahun 2020 Tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra, mengatakan, perolehan sertifikat ini merupakan pencapaian atas komitmen perusahaan dalam implementasi penanganan produk farmasi oleh Garuda Indonesia Cargo yang telah sesuai dengan standar internasional.

“Perolehan sertifikat ini semakin memperkuat peran Garuda Indonesia sebagai National flag carrier dalam upaya percepatan penanganan pandemi, salah satunya dengan memastikan kesiapan infrastruktur penunjang berkenaan dengan layanan pengangkutan produk farmasi termasuk vaksin Covid-19, sesuai dengan standardisasi internasional,” ujar Irfan.

Di samping itu, Irfan mengatakan, perolehan sertifikat ini pun turut mendukung langkah pengembangan bisnis Garuda Indonesia, khususnya dalam penyediaan jasa angkutan yang safe & reliable untuk kebutuhan layanan pengangkutan serta distribusi farmasi yang menjadi kebutuhan global pada masa pandemi.

“Kami juga tentunya berharap sertifikasi ini juga dapat semakin memperluas portofolio bisnis kargo Garuda Indonesia melalui layanan angkutan kargo farmasi yang kami proyeksikan dapat menjadi potensi pangsa pasar yang menjanjikan kedepannya,” ujar Irfan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top