Kedai Kopi Seketika, Warkop dengan Nuansa Cafe
PLUZ.ID, MAKASSAR – Kini hadir lagi pilihan tempat nongkrong baru di Kota Makassar. Tepat berada di Kompleks Perumahan Maizonette, Jl Anggrek Raya, Toddopuli, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.
Adalah Kedai Kopi Seketika, yang launching, Sabtu (6/11/2020) lalu. Saat ini, kedai kopi dengan konsep bentuk tempat menyerupai cafe, tapi di dalamnya warkop (warung kopi) dengan harga terjangkau ini, seketika langsung digandrungi berbagai kalangan dan lintas generasi sebagai tempat berkumpul ngopi.
“Dengan Kedai Kopi Seketika kita menawarkan tempat nongkrong dengan konsep lain dari yang lain. Tempatnya seperti cafe pada umumnya, tetapi menu dan harga yang ditawarkan layaknya warkop dengan harga terjangkau,” ujar Fachrul Rays AR, Owner Kedai Kopi Seketika, Kamis (12/11/2020).
BERSANTAI. Sejumlah pengunjung Kedai Kopi Seketika bersantai di bagian indoor, Kamis (12/11/2020). foto: doelbeckz/pluz.id
Fachrul Rays mengatakan, dengan konsep dekorasi bangunan yang unik dengan sentuhan industrial, diharapkan Seketika menjadi alternatif pilihan bagi para penikmat kopi.
“Selain indoor ada juga outdoor yang ditata secara artistik, sehingga pengunjung akan nyaman duduk atau nongkrong lama di Seketika,” katanya.
“Apalagi, pengunjung akan dimanjakan dengan menu khas, seperti kopi hitam, kopi susu, teh, dan teh susu khas racikan Seketika. Ada pula teh biasa (teh celup) aneka pilihan. Harganya sangat terjangkau Rp10.000-15.000. Untuk menu makan ada aneka kue tradisional juga sangat kompetitif Rp2.000-an. Adapula makanan ringan, seperti pisang goreng, ubi, mie instan, dan lainnya,” tambah Fachrul Rays.
Fachrul Rays menjelaskan, kenyamanan pengunjung juga akan ditunjang fasilitas WiFi, Mola TV, dan musalla.
“Keistimewaan kita (Seketika) adalah adanya lisensi Mola TV, penyedia siaran langsung liga-liga terbaik dunia, utamanya Liga Inggris, sehingga kita memiliki izin mengadakan nobar (nonton bareng),” beber fan Manchester United, klub raksasa Liga Inggris ini.
Fachrul Rays yang juga aktif di berbagai komunitas, seperti United Indonesia Makassar (fans Manchester United), Gust Owner Makassar (komunitas sepeda), Sepeda Lipat BRI Community (Selibrity), Livina Indonesia Community (Livinity), dan lainnya ini, mengakui, membuat kedai kopi ini, selain unsur bisnis, juga mengakomodir aspirasi rekan-rekan komunitasnya dan lintas komunitas lainnya untuk menyediakan wadah berkumpul atau home base
Terbukti saat ini, sejumlah komunitas menjadikan Seketika sebagai home base mereka, seperti United Indonesia Makassar, Gust Owner Makassar, Selibrity, Livinity, Max Republik Makassar (N-Max), Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI), dan lainnya.
“Kita memang membuat kedai kopi ini, untuk mengakomodir teman-teman komunitas yang selama ini selalu berpindah-pindah tempat ketika kopdar (kopi darat/bertemu). Dengan Seketika, anggota lintas komunitas bisa bertemu/nongkrong di sini,” katanya.
“Bahkan, beberapa komunitas lainnya sudah siap bergabung menjadikan Seketika sebagai home base,” lanjutnya.
Sementara, mengenai nama kedai kopi ini,
Fachrul Rays, mengakui, memberi nama Kedai Kopi Seketika, karena ada beberapa filosifi. “Nama Seketika, karena saat sibuk mencari nama, tiba-tiba dan seketika itu muncul kata Seketika. Selain itu, Seketika kepanjangan dari Selera Kita dan Etika. Dengan harapan orang datang ke kedai kopi dengan tenang dan nyaman, sebab orang ke suatu tempat menyangkut selera dan saat bercengkrama harus punya etika ketika berinteraksi,” terangnya.
“Harapan dengan konsep kedai kopi kekinian yang mengikuti pasar, tapi tetap dengan ciri khas yang unik Seketika akan menjadi pilihan yang memuaskan selera pencinta kopi,” tambahnya. (***)