search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Perawat di Makassar Alihkan Dukungan ke Danny-Fatma

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 22 November 2020 09:00
BERI DUKUNGAN. Perwakilan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DPD Kota Makassar menyerahkan dukungan kepada Mohammad Ramdhan Pomanto di Posko II Danny-Fatma di Jl Faisal Raya II, Sabtu (21/11/2020) malam. foto: istimewa
BERI DUKUNGAN. Perwakilan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DPD Kota Makassar menyerahkan dukungan kepada Mohammad Ramdhan Pomanto di Posko II Danny-Fatma di Jl Faisal Raya II, Sabtu (21/11/2020) malam. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR -Tersisa 18 hari jelang pencoblosan, dukungan ke Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) semakin mengalir. Teranyar adalah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DPD Kota Makassar.

Organisasi yang menghimpun para perawat di Makassar ini, secara resmi mengalihkan dukungan ke pasangan nomor urut 1 ini. Hal ini ditandai dengan deklarasi dan penyerahan surat pernyataan dukungan di Posko II Danny-Fatma di Jl Faisal Raya II, Sabtu (21/11/2020) malam.

Ketua PPNI Makassar, Hamzah Tasa, menegaskan, dukungan PPNI tidak serta-merta diputuskan begitu saja. Melainkan melalui proses panjang. Mulai berembuk di internal organisasi dari tingkat pengurus daerah hingga pusat. Bahkan telah menemui kandidat lain pada Pilwalkot Makassar.

“Ini adalah pemberdayaan politik dari suatu organisasi. Tentu punya dasar. Dukungan ke salah satu calom itu harus melalui tahapan. Kita sudah menemui 01 (Danny-Fatma), 02 (Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando), 03 (Syamsu Rizal-Fadli Ananda),” tegas Hamzah saat menyerahkan surat pernyataan dukungan ke Danny Pomanto.

Dalam pertemuan dengan kandidat itu, kata Hamzah, PPNI Kota Makassar menyampaikan harapan dan keinginan untuk Wali Kota dan Wali Kota Makassar yang terpilih nantinya. Hasilnya, Adama (akronim Danny-Fatma) yang dinilai sejalan PPNI.

“Ini adalah keputusan organisasi. Pada akhirnya kita bersama seluruh pengurus menyepakati bahwa yang paling cocok dan paling ideal sesuai dengan konsep perbedaan politik di PPNI adalah 01,” ungkap Hamzah.

PPNI Kota Makassar punya 10.000 anggota. Berasal dari puskesmas, rumah sakit, institusi pendidikan, hingga layanan klinik yang tersebar di kecamatan hingga kelurahan.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top