search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

KPK Tetapkan Edhy Prabowo Tersangka Suap Ekspor Benih Lobster

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 26 November 2020 09:00
TERSANGKA. Edhy Prabowo, saat dihadirkan dalam konferensi pers KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (25/11/2020) malam. foto: istimewa
TERSANGKA. Edhy Prabowo, saat dihadirkan dalam konferensi pers KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (25/11/2020) malam. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait perizinan tambak, usaha, atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

“KPK menetapkan total tujuh orang tersangka dalam kasus ini. EP (Edhy Prabowo) sebagai penerima,” kata Nawawi Pomolango, Wakil Ketua KPK dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (25/11/2020) malam.

Edhy tampak mengenakan jaket tahanan KPK berwarna oranye bersama empat tersangka lainnya.

Seperti diketahui, Edhy ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (25/11/2020) dini hari.

Edhy ditangkap bersama istri dan sejumlah pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan sepulangnya dari kunjungan kerja di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat. Namun, setelah gelar perkara dilakukan, status Iis masih sebagai saksi.

Berikut 7 tersangka yang ditetapkan KPK:

Sebagai penerima:
1. Edhy Prabowo (EP) sebagai Menteri KKP
2. Safri (SAF) sebagai Stafsus Menteri KKP
3. Andreau Pribadi Misanta (APM) sebagai Stafsus Menteri KKP
4. Siswadi (SWD) sebagai Pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK)
5. Ainul Faqih (AF) sebagai Staf istri Menteri KKP
6. Amiril Mukminin (AM)

Sebagai pemberi:
7. Suharjito (SJT) sebagai Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama (PT DPPP).

Keenam tersangka penerima disangkakan Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Sedangkan tersangka pemberi disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Total ada 17 orang yang diamankan KPK dalam OTT kali ini termasuk pihak swasta. Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi. Selain di Bandara Soekarno-Hatta, ada juga pihak yang diamankan KPK di Jakarta, Bekasi, dan Depok.

“Jumlah yang diamankan petugas KPK seluruhnya saat ini 17 orang, diantaranya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan beserta istri dan beberapa pejabat di KKP. Di samping itu, juga beberapa orang pihak swasta,” kata Ali Fikri, Plt Juru Bicara (Jubir) KPK kepada wartawan, Rabu (25/11/2020). (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top