search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Jakarta atau Makassar, Danny-Fatma Ikuti Keputusan KPU Soal Lokasi Debat Pamungkas

doelbeckz - Pluz.id Senin, 30 November 2020 16:00
Indira Mulyasari Paramastuti. foto: istimewa
Indira Mulyasari Paramastuti. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar belum menentukan lokasi pelaksanaan debat ketiga Pilwalkot 2020 yang akan digelar awal Desember mendatang.

Meski demikian ada dua pilihan yang direncanakan. Jika tak digelar di Makassar berarti debat pamungkas itu kembali dihelat di Jakarta. Sama seperti debat pertama dan kedua.

Terkait hal itu, kubu pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi menanggapi bijak. Pasangan calon nomor urut satu ini, tak mempermasalahkan lokasi debat ketiga, baik digelar di Makassar maupun di Jakarta. Sebab dimanapun digelar, kubu Danny-Fatma mengaku tetap siap memberikan penampilan terbaiknya.

“Kami ikut keputusan KPU sebagai penyelenggara,” kata Indira Mulyasari Paramastuti, Juru Bicara Tim Danny-Fatma,
Senin (30/11/2020).

Pihak KPU Makassar disebut lebih ingin melaksanakan debat ketiga. Pertimbangannya waktu antara debat pamungkas dan hari pemungutan suara berdekatan. Sementara banyak persiapan yang harus dirampungkan sebelum hari H.

Hanya saja informasi yang dihimpun, pihak Polrestabes Makassar dikabarkan merekomendasikan agar debat ketiga tetap digelar kembali di luar Makassar. Pertimbangan khususnya terkait keamanan serta upaya penegakan protokol pencegahan Covid-19.

“Kami sebenarnya sepakat dengan KPU. Kami berharap bisa dilaksanakan di Makassar mengingat antara waktu debat dengan 9 Desember itu, hanya empat hari. Tapi apapun keputusan akhirnya nanti, kita ikut dan siap,” jelas Indira.

Dimanapun lokasi debat, lanjut dia, pihak Danny-Fatma menghimbau seluruh tim dan relawannya agar bersama-sama menjaga suasana yang kondusif. Tak mudah terprovokasi dengan ulah oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

“Sejak awal kita selalu menghimbau kepada para tim, relawan dan pendukung untuk selalu bersikap tenang, tidak mudah terpancing dari provokasi. Bukan hanya di momen debat saja, tapi di semua momen,” demikian Indira. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top