Salurkan Hak Pilih, Danny di TPS 001, Fatma di TPS 009
PLUZ.ID, MAKASSAR – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) siap menyalurkan hak pilihnya pada Pilwalkot Makassar, Rabu (9/12/2020).
Duet nomor urut 1 ini, akan menyalurkan hak pilihnya masing-masing di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) berbeda.
Sesuai formulir C6 atau undangan memilih dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Danny mencoblos bersama keluarga di TPS 001 Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang.
TPS tersebut terletak di Jl Amirullah, hanya berjarak sekitar 200 meter dari kediaman Wali Kota Makassar periode 2014-2019 itu. Di TPS itu pula Danny dan keluarga mencoblos pada Pilwalkot 2018 dan Pilpres 2019 silam.
Sementara, Fatma akan mencoblos di TPS 009 Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini. Tak jauh dari kediaman pribadinya yang terletak di Jl Faisal Raya II.
Di berbagai kesempatan, keduanya memang gencar mengajak masyarakat untuk datang ke TPS. Menyalurkan hak pilihnya sesuai hati nurani.
“Sejak jauh hari saya sudah sampaikan ke masyarakat agar menyalurkan hak pilihnya. Satu suara sangat berarti menentukan nasib masyarakat ke depan. Jangan golput, jadilah pemilih cerdas,” kata Danny di berbagai kesempatan.
“Gunakan hak pilih kita, jangan biarkan hak pilih kita itu kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menyengsarakan masa depan kita,” tambahnya.
Senada dengan itu, Fatma juga tak pernah melewatkan titik sosialisasinya tanpa mengajak masyarakat untuk datang ke TPS. Satu-satunya kandidat perempuan di Pilkada Makassar itu menyebut suara rakyat sangat berarti demi kemajuan Kota Makassar lima tahun kedepan.
“Kami menaruh harapan, warga yang memiliki hak pilih untuk tak golput. Datang ke TPS masing-masing pada 9 Desember mendatang untuk mencoblos pasangan nomor urut satu,” imbaunya.
“Sebagai kontestan di Pilwalkot Makassar, menjadi salah satu kewajiban kami untuk mengajak warga menyukseskan suksesi kepemimpinan ini. Berpartisipasi bersama, dan mendorong setiap tahapan berjalan sesuai koridor. Bermartabat, sehat, jujur, dan demokratis,” demikian mantan anggota DPR RI itu. (***)