search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Vaksin Sinovac Disimpan di Bio Farma Bandung

doelbeckz - Pluz.id Senin, 07 Desember 2020 13:00
PENDATAAN. Petugas melakukan pendataan dan pengecekan terhadap vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (6/12/2020) malam. Vaksin ini, langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (7/12/2020) dini hari. foto: istimewa
PENDATAAN. Petugas melakukan pendataan dan pengecekan terhadap vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (6/12/2020) malam. Vaksin ini, langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (7/12/2020) dini hari. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (6/12/2020) malam, langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung, Jawa Barat.

Dari warehouse di terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, vaksin yang disimpan dalam tujuh Envirotainer diangkut menggunakan tiga buah truk.

Rangkaian kendaraan pengangkut vaksin mulai berjalan menuju Bio Farma, Senin (7/12/2020) dini hari. Rangkaian kendaraan ini, turut dikawal secara ketat aparat keamanan.

Setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih tiga jam, rangkaian kendaraan pembawa vaksin tiba di Bio Farma sekitar pukul 03.45 WIB.

Vaksin kemudian dipindahkan dari Envirotainer untuk disimpan di cool room dengan suhu 2-8 derajat celcius. Ruangan tersebut telah disterilisasi dan disiapkan khusus untuk menyimpan vaksin Covid-19.

Vaksin kemudian akan dilakukan pengambilan sampel untuk pengujian mutu oleh tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Bio Farma.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada saat meninjau simulasi vaksinasi di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu, 18 November 2020 lalu, Presiden Joko Widodo mengingatkan, setelah tiba, vaksin memerlukan sejumlah tahapan sebelum bisa diberikan kepada masyarakat.

“Setelah mendapatkan izin dari BPOM, baru kita lakukan vaksinasi. Kaidah-kaidah saintifik, kaidah-kaidah ilmiah ini juga saya sudah sampaikan, wajib diikuti. Kita ingin keselamatan, keamanan masyarakat itu harus betul-betul diberikan tempat yang paling tinggi,” ucap Presiden, dikutip melalui siaran pers di situs Setpres, Selasa (7/12/2020). (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top