Arus Penumpang Turun, Fasilitas Pelabuhan Tetap Optimal

PLUZ.ID, MAKASSAR – Arus kunjungan kapal maupun penumpang di pelabuhan pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini, mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, bersama stakeholder pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) tetap menyiapkan pelayanan yang optimal bagi para penumpang kapal.

General Manager (GM) Pelindo IV Cabang Makassar, Aris Tunru, mengatakan, meski terjadi penurunan jumlah penumpang, tetapi pihaknya juga tetap melakukan berbagai kesiapan serta tetap melakukan antisipasi seperti tahun lalu.

“Kalau kesiapan kita, untuk terminal penumpang Alhamdulillah, semua sudah lengkap dan kondisinya saat ini sangat leluasa, tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena memang penumpang juga sangat sedikit sekali,” katanya.

“Alhamdulillah, pelayanan semuanya ready, tidak ada yang kurang satu pun karena kita cek mulai dari dermaga, tambatan, sampai ke terminal penumpang, semuanya siap. Bahkan sampai lahan untuk parkir pun kita sudah siapkan dan sampai dengan saat ini tidak ada yang terkendala. Posko Terpadu juga tetap disiapkan sejak Kamis, 17 Desember 2020,” lanjut, Jumat (25/12/2020).

Aris mengakui, saat ini untuk kapal penurunannya sekitar 50 persen dan penumpang sekitar 70 persen dibandingkan H-7 Nataru tahun lalu. “Penyebabnya karena masih mewabah virus corona (Covid-19),” ujar Aris.

Kondisi itu, kata GM Cabang Makassar, terpantau hingga H-7 Natal 2020. Pihaknya lanjut dia, akan terus memantau situasi tersebut hingga akhir tahun ini.

Aris menyebutkan, hingga H-7 Natal tahun lalu, total jumlah penumpang yang naik dan turun di Pelabuhan Makassar mencapai 20.770 orang dengan 16 kunjungan kapal. Sampai dengan H-7 Natal 2020, total jumlah penumpang naik dan turun di pelabuhan terbesar di Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini hanya sebanyak 6.410 orang dengan 8 kunjungan kapal.

“Penurunannya lumayan besar tahun ini, karena masih masa pandemi Covid-19,” bebernya.

Aris menambahkan, hingga H-7 Natal 2020 penumpang yang naik dan turun terbanyak adalah penumpang kapal dengan destinasi Batulicin di Kalimantan Selatan, kemudian Surabaya, Jawa Timur dan Baubau, Sulawesi Tenggara.

Aris optimistis pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga kondisi arus penumpang dan kapal utamanya di Pelabuhan Makassar bisa kembali normal seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sementara, setiap penumpang yang akan naik ke kapal diwajibkan mengikuti standar protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 yang diterapkan di Pelabuhan Makassar. Yakni masuk ke dalam bilik disinfektan, menukarkan kode booking dengan tiket di DCS, melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan dokumen berupa KTP, tiket dan surat keterangan (suket), kemudian check in dan masuk di ruang tunggu terminal.

Penumpang yang turun dari kapal juga diharuskan masuk ke dalam bilik disinfektan, kemudian dilakukan pemeriksaan dokumen eHAC oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), lalu melewati thermal scanner dan penumpang keluar dari terminal.

Di dalam terminal juga dilakukan beberapa tindakan preventif dan social distancing, diantaranya penumpang wajib menggunakan masker, penyediaan hand sanitizer, pengaturan tempat duduk bagi penumpang dan pembersihan fasilitas pelabuhan. (***)

Berita Terkait
Baca Juga