PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendapat jatah sekitar 1.030 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari satu juta formasi yang disiapkan pusat. Itu, dinilai bisa menghemat anggaran daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Irwan Bangsawan, mengatakan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformas Birokrasi (PAN-RB) telah memberi kuota. Masing-masing untuk SD ada 819 tenaga guru dan 211 untuk tenaga SMP.
“Kita sebenarnya usulkan sekitar 2.800, tetapi kementerian hanya memberikan 1.030. Insya Allah, kuota yang sudah ada bisa dipenuhi langsung,” kata Irwan Bangsawan, Senin (28/12/2020).
Irwan menjelaskan, perekrutan tenaga guru sangat penting. Sebab selain dari aspek kesejahteraan, juga memberi dampak positif terhadap keuangan daerah. Sehingga seleksi PPPK tahun depan lebih fokus pada tenaga honorer.
“Tidak ada formasi umum, ini khusus honorer yang sudah terdaftar. Karena kalau sudah lulus PPPK, otomatis beban keuangan daerah untuk gaji honorer berkurang. Karena PPPK dianggarkan dari pusat,” jelasnya. (***)