search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Dana Hibah Pariwisata Mengendap di Kas Pemkot Makassar

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 10 Januari 2021 21:00
Andi Rahmat Mappatoba. foto: anas/pluz.id
Andi Rahmat Mappatoba. foto: anas/pluz.id

PLUZ.ID, MAKASSAR – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mencairkan dana hibah untuk pelaku usaha hotel dan restoran ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Bantuan pemerintah pusat dengan nilai Rp24,4 miliar ini untuk meringankan atau stimulus bagi dunia usaha sebagai dampak pandemi Covid-19.

Hanya saja, dana tersebut gagal dimanfaatkan Pemkot Makassar lantaran masih terkendala administrasi dan kini masih mengendap di kas daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, mengatakan, proses administrasi yang lambat menjadi penyebab anggaran ini tidak bisa digunakan.

Surat Keterangan (SK) penetapan penerima bantuan baru diajukan pada 30 Desember 2020 ke Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, untuk ditandatangani. Rawan temuan jika dipaksakan.

“SK-nya tidak sempat diteken Pak Wali (Pj Wali Kota), karena sudah tidak memungkinkan untuk dicairkan. Apalagi, 31 Desember 2020, tanggal merah. Jadi anggarannya masih di kas daerah belum dikembalikan ke pusat,” kata Rahmat, Minggu (10/1/2021).

Meski begitu, Pemkot Makassar masih mengupayakan agar dana Rp24,4 miliar tahap pertama bisa dicairkan tahun ini. Karena itu, Dinas Pariwisata sudah mengajukan permohonan ke pemerintah pusat.

Sedangkan, sisa anggaran tahap kedua baru bisa digunakan jika 50 persen persen anggaran tahap awal terserap maksimal. Hanya saja, penggunaan anggaran itu baru bisa dilakukan jika ada petunjuk teknis yang baru dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Kita upayakan agar anggaran 2020 itu bisa digunakan di 2021. Mudah-mudahan setelah Dispar (Dinas Pariwisata) menyurat ke pusat sudah bisa ditindaklanjuti,” ujarnya. (***)

Penulis : Anas

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top