Bank Indonesia Sulbar dan Kalsel Tetap Beroperasi

PLUZ.ID, MAKASSAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat
dan Kalimantan Selatan tetap memberikan layanan operasional kas dan kegiatan operasional Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), sehubungan dengan bencana banjir dan gempa bumi yang melanda masing-masing provinsi tersebut.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono, melalui rilis resmi dikutip di situs Bank Indonesia, Kamis (21/1/2021), menjelaskan, Bank Indonesia (BI) akan terus berkoordinasi dengan pelaku industri sistem pembayaran termasuk perbankan untuk memastikan pelayanan transaksi di masyarakat dapat tetap berjalan dengan lancar dan aman, serta memastikan uang Rupiah tersedia dalam jumlah cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Provinsi Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat telah ditetapkan sebagai daerah berstatus tanggap darurat oleh Pemerintah Daerah atas bencana banjir pada 14 Januari 2021 dan gempa bumi pada 15 Januari 2021 lalu.

“BI akan terus memantau perkembangan yang terjadi dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga agar kegiatan operasional BI senantiasa dapat dilaksanakan di daerah tersebut guna mendukung kegiatan transaksi di masyarakat, khususnya mendukung upaya Pemerintah dalam rangka pemulihan kegiatan ekonomi,” ujarnya.

Erwin Haryono mengatakan, segenap anggota Dewan Gubernur dan keluarga besar BI menyampaikan duka cita yang mendalam atas terjadinya musibah di Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, serta daerah lain di Indonesia, dan turut mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi seluruh masyarakat yang terdampak. (***)

Berita Terkait
Baca Juga