search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Prioritaskan Penanganan Covid-19 di Makassar

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 17 Februari 2021 21:00
Moh Ramdhan Pomanto. foto: istimewa
Moh Ramdhan Pomanto. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pandemi Covid-19 yang belum melandai, termasuk di Makassar menjadi perhatian serius Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan Pomanto.

Terutama bagaimana agar angka penyebaran Covid-19 di Makassar bisa ditekan.

Danny Pomanto, Rabu (17/2/2021) malam, mengakui, sejumlah langkah strategis telah dipersiapkan untuk mewujudkan target agar angka penyebaran Covid-19 dapat ditekan di Makassar.

“Pandemi Covid-19 menjadi perhatian utama kita setelah nanti dilantik. Bagaimana agar angka penyebaran Covid-19 dapat dikontrol dan ditekan di Makassar,” jelasnya.

Danny Pomanto mengatakan, program penanganan Covid-19 telah disusun. Namun, ia belum merinci secara detail apa yang menjadi poin-poin dari program tersebut.

“Biarlah nanti setelah pelantikan kita akan langsung launching program penanganan Covid-19,” katanya.

Sebelumnya, Tim Transisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) telah membedah program penanganan pandemi Covid-19 yang akan dijalankan usai dilantik nantinya. Jumlah kasus Covid-19 di Kota Makassar yang terus makin bertambah, menjadi concern Danny-Fatma.

Juru Bicara Tim Transisi Danny-Fatma, Henny Handayani, mengatakan, jumlah kasus Covid-19 di Makassar makin memprihatinkan, sehingga tim transisi mencari pola dan manajemen penanganan pandemi dengan berkonsultasi dengan pakar kedokteran dan epidemiolog di Hotel MaxOne, Jl Taman Makam Pahlawan, Panaikang, Makassar, Kamis (4/2/2021) lalu.

“Targetnya jelas, saat Danny-Fatma menjabat bisa menurunkan trend kasus Covid-19, Tim Transisi memberikan masukan pola dan manajemen yang lebih rapi dan terukur dalam menangani Covid-19, dengan mensinergikan setiap stake holder terkait rincian rencana taktis dan strategis yang telah direncanakan,” tambah Henny.

Salah satu langkah taktis yang akan dilakukan Danny-Fatma adalah mem-back up program pemerintah pusat vaksinasi Covid-19, yang ditargetkan menjangkau lebih 1 juta populasi warga Makassar.

Selain itu, optimalisasi pemberdayaan Satgas pengawasan untuk penerapan protokol kesehatan di ruang-ruang publik, yang akan melibatkan Ketua RT/RW dan Satpol PP.

“Saat ini Danny-Fatma juga sedang merancang aplikasi kecerdasan buatan, untuk memudahkan proses tracing pasien Covid-19 dengan kontak eratnya di tengah masyarakat,” jelas Henny.

Tim Transisi yang dipimpin Prof Yusran Yusuf, bersama anggotanya Prof Aminuddin Ilmar (Guru Besar Hukum Unhas), Prof Anwar Ramli (Guru Besar UNM), Dr Naidah Naing (ahli tata ruang UMI), dan tokoh koalisi keummatan Ustaz Muhammad Iqbal Djalil, berharap para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan mitra terkait dapat bekerja sama dan berkomitmen kuat dalam menekan angka penyebaran virus corona di Kota Makassar. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top