search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Penetapan Calon Kepala Dinas Tunggu Rekomendasi KASN

Lelang Jabatan Eselon II Pemkot Makassar
doelbeckz - Pluz.id Senin, 22 Februari 2021 15:00
Rudy Djamaluddin. foto: istimewa
Rudy Djamaluddin. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Tahapan seleksi lelang jabatan eselon II Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah usai. Tiga peserta dengan nilai tertinggi untuk masing-masing jabatan sudah ditentukan.

Namun, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) belum bisa memilih satu dari tiga nama yang ditetapkan panitia.

Sebab, Pj Wali Kota Makassar masih harus melapor ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk memastikan tahapan seleksi lelang jabatan sudah sesuai prosedur.

“Nanti keluar rekomendasi KASN baru Pak Wali bisa memilih satu nama untuk masing-masing jabatan,” kata Basri Rakhman, Plt Sekretaris BKPSDM Kota Makassar, Senin (22/2/2021).

Basri menjelaskan, Pemkot Makassar telah melaksanakan lelang jabatan sesuai prosedur. Rekomendasi yang dikeluarkan KASN telah dijalankan. Termasuk berkoordinasi dengan Wali Kota Makassar terpilih Moh Ramdhan Pomanto.

Sehingga, surat KASN terkait permintaan pembatalan lelang yang dikeluarkan 10 Februari 2021 lalu, tidak lagi menjadi persoalan. Proses lelang tetap dilanjutkan.

“Pak Wali sudah menyurat ke KASN bahwa sudah dilakukan penyempurnaan pengumuman. Termasuk pertemuan dengan wali kota terpilih,” paparnya.

Sebelumnya, sebanyak 13 peserta telah mengikuti tes kompetensi di Kantor Gubernur Sulsel. Mereka mengikuti asesmen, pembuatan makalah, dan tes wawancara selama dua hari.

Mereka adalah Agus Djaja Said, Andi Asminullah, Andi Unru, Andi Yurnita, Arsyal, Firnandar Sabara, Haeruddin, Hasan Sulaiman, Ishak Iskandar, Khalid Musdalifah, Mansyur Nutung, Muh Masri Tiro, dan Syamsul Bahri.

Delapan jabatan diperebutkan. Diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penataan Ruang, Dinas Pendidikan.

Dinas Perikanan dan Pertanian, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Sekretaris Dewan, dan BKPSDM.

Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin, berharap rekomendasi KASN turun setelah Wali Kota terpilih Moh Ramdhan Pomanto dilantik.

Sebab menurutnya, Danny Pomanto memiliki kewenangan untuk memilih peserta yang berhak menduduki jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Semoga penetapan dari KASN turun setelah beliau (Danny Pomanto) dilantik, supaya beliau bisa memilih siapa yang terbaik,” ungkapnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top