Wawali Makassar ke Pimpinan OPD dan Camat: Kami Tak Menyimpan Dendam
PLUZ.ID, MAKASSAR – Wakil Wali Kota (Wawali) Makassar, Fatmawati Rusdi, memberi pengarahan khusus kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat saat rapat perdana di Ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Senin (1/3/2021).
Saat diberi kesempatan terlebih dahulu oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan pengarahannya, Fatma menekankan berbagai poin penting untuk segera menjalankan program-program dan visi-misi yang diusungnya.
Kepada semua pimpinan OPD dan camat yang hadir di ruang rapat, Fatma mengingatkan untuk mendalami semua program dan visi misi yang dicanangkan sesuai tupoksi masing-masing.
“Kita butuh komitmen kita semua untuk menjalankan visi misi wali kota. Karena itu, saya meminta visi misi ini dijadikan pegangan dan didalami baik-baik. Kita mesti mensupport dan saling mengingatkan,” tegas Fatma yang didampingi Tim Transisi Danny-Fatma.
Fatma yang juga mantan anggota DPR RI ini, menekankan, tantangan yang dihadapi saat ini sangat kompleks. Apalagi, dengan kondisi pandemi Covid-19. Butuh kerja keras, kekompakan dan sinergitas yang kuat.
“Kita harus bekerja dan menjalankan tugas kita masing-masing secara maksimal dan sesuai mekanisme atau perundang-undangan yang ada. Tak boleh ada OPD yang merasa paling superior atau paling hebat. Kita harus membuang ego sektoral itu. Harus kita bentuk tim work yang solid,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Fatma juga menunjukkan kedewasaannya dengan meminta pimpinan OPD, camat maupun lurah, dan jajarannya agar tidak lagi menoleh ke belakang tentang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar.
Baginya, ia bersama Danny Pomanto tidak menyimpan dendam politik. Meski demikian, pihaknya akan setiap saat melakukan evaluasi kinerja kepada semua OPD. Itu dimaksudkan sama sekali untuk mempercepat dan memaksimalkan program dan visi misinya.
“Silakan fokus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Kita akan evaluasi setiap saat. Termasuk mengevaluasi kerusakan moral juga. Sekali lagi, kami tidak menyimpan dendam. Pilkada sudah berlalu,” tegasnya. (***)