Ketua DPRD Sulsel Terima Gelar Kanjeng Mas Tumenggung dari Keraton Surakarta
PLUZ.ID, MAKASSAR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, mendapat gelar kehormatan dari Keraton Surakarta, sebagai Kanjeng Mas Tumenggung.
Pemberian gelar kehormatan budaya diberikan dalam memperingati hari besar raja Keraton Jumenengang ISKE Paku Bowo XIII dan diserahkan di dalam acara Budaya PeHafinigrahtngageng Wilapa Keraton Suralarta Hafinigrah
Andi Ina Kartika Sari merupakan salah satu wanita dari Timur Indonesia yang mendapat penghargaan tertinggi sebagai abdi dalam Keraton Surakarta Hadiningrat yang berasal dari tokoh masyarakat Indonesia
Usia mendapat Gelar Kerajaan Keraton Surakarta, Andi Ina resmi menyandang gelar Kanjeng Mas Tumenggung Ina Kartika Sari Sariningtyas.
Pemberian gelar Kanjeng Mas Tumenggung atau abdi dalem Keraton Surakarta dilakukan bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional dan Politisi Golkar merupakan salah satu wanita dari Pulau Sulawesi yang menerima penghargaan tertinggi dalam budaya kerajaan Keraton Surakarta.
Andi Ina Kartika Sari. foto: istimewa
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan kriteria dan penilaian tersendiri yang dilakukan abdi dalem Keraton Surakarta, terhadap perempuan-perempuan di Indonesia.
Bahkan, pada pemberian penghargaan yang dilakukan Kerajaan Surakarta ada tiga jenis penghargaan terhadap tokoh Budaya Pria sebagai Kanjeng Raden Tumenggung, gelar Budaya Tokoh Wanita (Kanjeng Mas Tumenggung), dan gelar Budaya Tokoh Pria (Kanjeng Raden Argo Tumenggung).
Andi Ina Kartika Sari mengatakan, jika penghargaan yang diberikan Kesultanan Surakarta merupakan penghargaan yang tidak diduganya dan merupakan kebanggaan bagi perempuan Indonesia di Hari Perempuan Internasional.
“Alhamdulillah, ini merupakan penghargaan bagi kami dan juga ini bukti perempuan Sulsel mampu bersaing di kancah nasional. Terima kasih atas penghargaannya,” kata Andi Ina.
Diketahui dalam proses penjaringan pemberian adat budaya Jawa, ada beberapa indikator yang akan menjadi pertimbangan dalam menentukan siapa penerima penghargaan dari Kesultanan Keraton Surakarta. (***)