search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Atasi Banjir Makassar, Usulan BBWS Pompengan Jeneberang 100 Persen Sejalan Rencana Danny

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 13 Maret 2021 19:00
BAHAS BANJIR. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Adenan Rasyid merembukkan solusi penanggulangan banjir di Kota Makassar, Sabtu (13/3/2021). foto: pemkot makassar
BAHAS BANJIR. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Adenan Rasyid merembukkan solusi penanggulangan banjir di Kota Makassar, Sabtu (13/3/2021). foto: pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Banjir beberapa hari ini membuat warga Kota Makassar khususnya di Kecamatan Biringkanaya dan Manggala resah.

Oleh karena itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, dalam waktu dekat akan segera melakukan rencana penanggulangan bencana banjir di Kota Makassar.

Bersama dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Adenan Rasyid merembukkan solusinya.

Ternyata, apa yang sudah menjadi konsep serta solusi yang dibuat Danny sama persis dengan apa yang diusulkan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang.

“Baru saja kordinasi dengan balai pompengan kami mengklarifikasi dan mengkonfirmasi kesamaan pandangan soal banjir. Pertama kita sepakat ada dua titik banjir yang kronis yakni di Paccerakkang dan Antang. Di Paccerakkang itu disebabkan dangkalnya sungai Biring Je’ne yang biasa juga disebut dengan sungai Bangkala,” ucap Danny, usai melakukan pertemuan dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Adenan Rasyid, Sabtu (13/3/21).

Danny mengatakan, solusi penanggulangan khusus di Kodam III dan sekitarnya akan dibuat Kolam regulasi sebesar 50 Hektare (Ha). Lokasinya di Kabupaten Maros.

Namun, untuk langkah awal pihak pemerintah Kota Makassar akan melakukan pengerukan menggunakan alat berat pada sungai Biring Je’ne tersebut dibawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang.

“Kami sudah sepakat. Langkah awal paling cepat memperdalam dan tetap kordinasi balai. Setidaknya ada usaha-usaha yang nyata untuk rakyat. Sementara. Untuk penanggulangan banjir di Antang itu kami akan membuat kanal. Tapi langkah awal juga kita mau buat garis air kordinasi camat dan perumahan-perumahan disekitarnya,” sebut Danny.

Tak sampai di situ, Danny juga menyebutkan akan membuat tim penanggulangan banjir yang tersusun dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Hal Senada diungkapkan, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Adenan Rasyid. Menurutnya, pihaknya akan segera ke lapangan untuk mengecek kesiapan dan hal-hal yang dibutuhkan.

“Jadi ternyata, program kita sejalan dengan program Pak Wali. Kita sudah ada peta dan solusinya kita akan kelapangan untuk mengeksekusi. Nanti kita segera membuat kolam regulasi jambua namanya itu luasnya 50 Ha,” jelasnya.

Untuk eksekusinya sendiri, pihaknya akan menetapkan pengerjaan jangka pendek dulu. Sambil mendetailkan dan menyusun jadwal pengerjaan jangka panjang. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top