Hari Kebudayaan 1 April, Diimbau Berpakaian Adat
PLUZ.ID, MAKASSAR – Hari Kebudayaan ke-3 tahun ini akan digelar 1 April 2021. Sebagai wujud pelestarian budaya, seluruh Aparat Sipil Negara (ASN), karyawan perusahaan swasta, termasuk restoran dan cafe, diimbau untuk mengenakan pakaian adat.
“Karena situasi masih pandemi, maka Hari Kebudayaan kali ini lebih banyak digelar secara virtual. Tetapi semangat peringatannya, tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Yang terpenting seluruh warga yang melakukan aktivitas di luar, diharapkan mengenakan pakaian adat,” ujar Herfida Attas, Plt Kadis Kebudayaan Kota Makassar.
Saat ini seluruh persiapan Hari Kebudaayaan telah digenjot Dinas Kebudayaan. Instansi ini telah menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar di Cafe 7 Avenue Makassar, Sabtu (13/3/2021).
Hadir pada pertemuan tersebut Plt Kadis Kebudayaan Andi Herfida Attas dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Nielma Palamba, serta beberapa jajaran pejabat struktural dalam lingkup dinas.
Herfida yang juga Kabid Penerapan Seni Budaya ini, memaparkan, pertunjukan di Hari Kebudayaan lebih banyak ke virtual tetapi tetap melibatkan siswa/siswi dan para pelaku seni yang ada di Kota Makassar.
“Meski masih di tengah pendemi kami dari Dinas Kebudayaan tetap menginginkan acara tersebut masih dinikmati masyarakat, kami berharap euforia perayaan tahun ini akan sama dengan dua tahun lalu, intinya pelaku seni dan UMKM akan kembali menggeliat di hari tersebut,” katanya.
Herfida memaparkan, ada beberapa Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 1 April, diantaranya dialog virtual tentang kebudayaan Makassar bersama Wali Kota dengan siswa/siswi SD dan SMP, penulisan artikel tentang budaya, dan cerdas cermat dengan tema kebudayaan.
Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan Nielma Palamba, sangat mengapreasiasi pelaksanan Hari Kebudayaan dengan melibatkan SD dan SMP se-Kota Makassar meskipun melalui Virtual.
“Apalagi- adanya lomba cerdas cermat, yang mungkin hampir satu tahun anak sekolah tidak mengikuti kegiatan tersebut,” katanya.
Dia pun berharap dengan perayaan Hari Kebudayaan siswa/siswi se-Kota Makassar tetap menjunjung nilai-nilai budaya yang selama ini berlaku di masyarakat.
“Bahkan, dengan adanya kasus Covid-19 ini, maka budaya baru pun muncul, seperti wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” jelansya. (***)