search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Plt Gubernur Sulsel Berterima Kasih ke KPK

Bersama BPKP Melakukan Pendampingan kepada Pemprov
doelbeckz - Pluz.id Rabu, 17 Maret 2021 12:00
PEMBUKAAN. Pembukaan Plt.Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, membuka Rapat Koordinasi Pengadaan Barang dan Jasa se-Sulsel di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/3/2021). foto: humas pemprov sulsel
PEMBUKAAN. Pembukaan Plt.Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, membuka Rapat Koordinasi Pengadaan Barang dan Jasa se-Sulsel di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/3/2021). foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, membuka Rapat Koordinasi Pengadaan Barang dan Jasa se-Sulsel di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/3/2021). Rakor diikuti Kepala Inspektorat Daerah se-Sulsel, serta Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) se-Sulsel.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan terima kasih atas peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang senantiasa membantu dan melakukan pendampingan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

“Kita harus berusaha dan memperbaiki terus dan ada niat untuk ke depan. Menunjukkan komitmen untuk menjaga integritas, ada KPK dan BPKP bersama (mendampingi)” katanya.

Untuk pengadaan barang dan jasa, Andi Sudirman berpesan agar harus hati-hati, dan tepat sasaran. Ia juga berharap agar pelayanan masyarakat sudah sampai ke masyarakat.

“Pesan Inspektorat untuk menjadi ‘dokter’ pribadi bagi OPD-OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” ucapnya.

Kasatgas Korsupgah Wilayah IV, Niken Aryati, memberikan arahannya dan masukannya untuk Pemprov Sulsel. Ia pun mengatakan, pihaknya berfokus untuk melakukan pencegahan dan penindakan.

Niken mengingatkan agar fokus penganggaran untuk penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tepat sasaran.

“Mari jangan ada kejadian-kejadian seperti itu lagi. Ketika diberi amanah dalam perbaikan PEN dan Covid-19, kami harap bisa prioritas dan harus dimanfaatkan untuk masyarakat,” jelasnya.

“Kita harus menatap ke depan dan optimis. Mari kita kawal bersama-sama, intinya harus transparansi. Kita harus minimalkan, mari bapak/ibu untuk meningkatkan independen. Kalau ada yang intervensi, lapor ke kami,” tambahnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top