search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Sekda Sulsel Tekankan Pentingnya Bekal Keterampilan bagi Angkatan Kerja

Dampingi Menteri Ketenagakerjaan Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi
doelbeckz - Pluz.id Jumat, 19 Maret 2021 18:00
SAMBUTAN. Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani memberikan sambutan saat mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah dalam acara Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi di Aula BLK, Kota Makassar, Jumat (19/3/ 2021). foto: humas pemprov sulsel
SAMBUTAN. Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani memberikan sambutan saat mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah dalam acara Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi di Aula BLK, Kota Makassar, Jumat (19/3/ 2021). foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah dalam acara Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Peresmian Gedung Aula, Gedung Asrama, dan Gedung 3in1, Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar, Tahun 2021, yang berlangsung di Aula BLK, Kota Makassar, Jumat (19/3/ 2021).

Abdul Hayat Gani menyampaikan, semua sudah paham bahwa saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19 dan permasalahan ketenagakerjaan menjadi yang paling terimbas dan terdampak atas situasi ini. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah agar dapat segera keluar dari permasalahan ini.

Menurutnya, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel keadaan September 2020 menunjukkan terdapat 1.845 orang pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan 14.740 orang yang dirumahkan. Jumlah perusahaan sebanyak 20.189 dan 1.175 diantaranya terdampak Covid-19.

“Permasalahan ketenagakerjaan lain yang cukup krusial dan menjadi tantangan bagi kita semua adalah kurangnya keterampilan bagi angkatan kerja atau penduduk usia produktif, khususnya bagi mereka yang menempuh pendidikan formal umum,” ujarnya.

“Permasalahan ini menjadi salah satu concern Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, yang memiliki Visi Sulawesi Selatan yakni Inovatif, Produktif, Kompetitif, dan Berkarakter,” tambahnya.

Abdul Hayat menjelaskan, berbagai program dan kegiatan pelatihan telah dilaksanakan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada angkatan kerja dimaksud, walau masih dalam serba kerbatasan sarana dan prasarana.

Satu kesyukuran bagi Pemprov Sulsel, karena keterbatasan yang dimiliki dalam melakukan pembinaan dan pengembangan tenaga kerja mendapat solusi dengan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) Kementerian Ketenagakerjaan pada tiga kabupaten/kota di Sulsel, yakni Kota Makassar, Kabupaten Pangkep dan Bantaeng.

“Kami berharap kepada Ibu Menteri agar BLK dapat lebih dikembangkan lagi pada kabupaten/kota lainnya, mengingat jumlah angkatan kerja pada September 2020 sebesar 4.276.437, dari jumlah penduduk sebesar 8.888.763 orang, dan tentunya akan terus bertambah seiring dengan pertambahan jumlah penduduk,” ungkap Abdul Hayat.

Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulsel A Darmawan Bintang dan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top