search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Jelang Ramadan, Plt Gubernur Sulsel Minta Penceramah, Ustaz, Imam Masjid hingga Marbot Divaksin

doelbeckz - Pluz.id Senin, 22 Maret 2021 15:00
BERI ARAHAN. Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani memberikan arahan pada saat Coffee Morning di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (22/3/2021). foto: humas pemprov sulsel
BERI ARAHAN. Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani memberikan arahan pada saat Coffee Morning di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (22/3/2021). foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Menghadapi bulan suci Ramadan, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Sulsel untuk memprioritaskan pemberian vaksin kepada guru mengaji, penceramah, ustaz, dan marbot. Ini dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan masyarakat pada Ramadan nanti.

“Yang saya juga minta, karena mau Ramadan, pengkhotbah, ustad, imam masjid, marbot, guru mengaji anak-anak itu divaksin semua. Bahkan, termasuk tokoh agama lainnya, seperti pendeta dan sebagainya itu divaksin semua,” kata Andi Sudirman dalam agenda Coffee Morning di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (22/3/2021).

Andi Sudirman menjelaskan, Ramadan nanti aktivitas masyarakat khususnya umat muslim, akan lebih banyak dilakukan untuk beribadah di masjid dan tempat-tempat pengajian. Sehingga kalangan inilah yang akan lebih sering berinteraksi dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Plt Gubernur juga kembali menegaskan kepada Dinas Kesehatan untuk memprioritaskan pemberian vaksin kepada tenaga pendidik. Mulai pengajar di tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi, sampai pada Mei nanti.

Menurutnya, tenaga pengajar ini harus diprioritaskan untuk menjalani vaksinasi karena berdasarkan target Presiden, sekolah tatap muka sudah akan dibuka pada Juni mendatang.

Untuk itu, Plt Gubernur berharap dinas terkait mendata jumlah semua guru yang ada di Sulsel untuk menjalani vaksinasi. Mengingat masih ada waktu tiga bulan yang bisa dimanfaatkan untuk memvaksin semua tenaga pengajar sebelum masuknya sekolah tatap muka.

“Ini kan Maret, April, Mei, dua bulan ke depan selesai semua guru, tercover semua guru,” katanya.

Menurutnya, tidak hanya tenaga guru, tenaga pengajar di tingkat perguruan tinggi juga harus menjadi target sasaran vaksinasi sebelum dimulainya proses belajar tatap muka.

Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Kesehatan Sulsel, total sasaran vaksinasi di Sulsel sebanyak 6,4 juta orang yang dibagi dalam tiga kategori. Yakni sumber daya kesehatan atau tenaga kesehatan, petugas publik dan lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari, menjelaskan, target pemberian vaksin untuk tenaga kesehatan pada tahap pertama dan kedua sudah mencapai lebih dari 100 persen.

“Minggu ini sampai dua minggu ke depan, kita terus usahakan vaksinasi. Kedua, untuk para lansia dan petugas publik,” bebernya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top