search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

PKK Sulsel Ajak Anak-anak Down Syndrome Bermain di Alam

doelbeckz - Pluz.id Senin, 22 Maret 2021 21:00
PKK PEDULI. Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Naoemi Octarina, melihat langsung aktivitas kegiatan pendidikan keterampilan bermain di alam yang diikuti anak down syndrome dan anak prasejahtera di Imperata Garden, Mal Phinisi Pipo Makassar, Senin (22/3/2021). foto: humas pemprov sulsel
PKK PEDULI. Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Naoemi Octarina, melihat langsung aktivitas kegiatan pendidikan keterampilan bermain di alam yang diikuti anak down syndrome dan anak prasejahtera di Imperata Garden, Mal Phinisi Pipo Makassar, Senin (22/3/2021). foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Naoemi Octarina, melihat langsung aktivitas kegiatan pendidikan keterampilan bermain di alam yang diikuti anak down syndrome dan anak prasejahtera di Imperata Garden, Mal Phinisi Point (Pipo) Makassar, Senin (22/3/2021).

Kegiatan yang berlangsung hingga Selasa (23/3/2021) ini, diikuti anak-anak yang berusia 10-17 tahun. Diberikan pelatihan membatik pada syal yang dipersembahkan untuk ibu mereka. Sementara, anak-anak di bawah sepuluh tahun akan diperkenalkan lingkungan dengan kegiatan menanam pohon.

Naoemi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT Pos Indonesia Regional X Sulawesi Maluku yang telah menunjukkan komitmen dan perhatian terhadap anak-anak di tengah pandemi Covid-19.

“Kami dari Tim Penggerak PKK berterima kasih atas dukungan CSR (Corporate Social Responsibility) PT Pos Indonesia, semoga ini bisa berkelanjutan dimana bisa membangun wadah untuk anak-anak down syndrome kepada hal-hal yang bermanfaat,” katanya.

Kepada orang tua anak down syndrome, Naoemi, menyebut mereka orang tua yang hebat. Bisa diberikan kesabaran dan ikhlas dalam merawat anak-anak yang memiliki kelebihan khusus.

Ia pun berharap kegiatan pendidikan keterampilan bermain di alam bisa memberikan psikologi positif bagi anak-anak down syndrome dan anak-anak prasejahtera.

“Untuk anak-anak down syndrome, kita perlu memberikan perhatian khusus. Kami berharap sinergitas dan dukungan para OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait bisa memfasilitasi bagaimana kesehatan pada sarafnya, memantau perkembangan dan bisa memberi masukan kepada orang tua tentang perlakuan dan merawat mereka,” ujarnya.

Naoemi pun sempat mendengar masukan-masukan dari Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome, salah satunya dalam hal pendidikan.

Wakil Ketua Dekranasda Sulsel ini, pun berharap, para anak-anak down syndrome bisa berbaur dengan anak normal lainnya, namun tetap dalam pendampingan.

“Semoga mampu memberi solusi, harmonisasikan dan dekatkan anak dengan alam. Kegiatan ini, sangat baik dalam menstimulus sensori dan motorik untuk memberikan aktivitas-aktivitas yang kreatif,” tuturnya.

Istri Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ini, pun mengajak kepada OPD, lembaga, komunitas, dan elemen masyarakat untuk bersinergi serta meningkatkan peran dan kepedulian dalam kondisi pandemi Covid-19 ini.

Sementara, Ketua Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome, Rahmatullah, berharap pemerintah bisa memberikan dukungan.

“Pemerintah bisa memberikan dukungan kepada kepada kami, agar anak kami bisa mendapatkan haknya seperti anak lainnya, bisa berekspresi menampilkan keahlian dan bisa mendapatkan kemandirian untuk mereka,” ujarnya.

Dengan tema ‘Harmonisasi Anak dan Alam di Masa Pandemi’, kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan hadiah lomba Peringatan Hari Down Syndrome Sedunia Tahun 2021. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top