search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Sukseskan Makassar Recover, Wali Kota Teken MoU dengan BPJSTK dan Pegadaian

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 23 Maret 2021 12:00
MOU. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, melakukan penandatanganan MoU dengan PT Pegadaian dan BPJS Ketenagakerjaan di Kediaman Pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Selasa (23/3/2021). foto: humas pemkot makassar
MOU. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, melakukan penandatanganan MoU dengan PT Pegadaian dan BPJS Ketenagakerjaan di Kediaman Pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Selasa (23/3/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, melakukan penandatanganan Momorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pegadaian dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) di Kediaman Pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Selasa (23/3/2021).

Penandatanganan ini sebagai tanda dua perusahaan BUMN ini, serius untuk ikut serta menyukseskan Makassar Recover.

Untuk BPJS Ketenagakerjaan sendiri memberikan dukungan dalam bentuk penjaminan dan perlindungan para tenaga kesehatan yang terjun langsung untuk memutus rantai Covid-19. Mulai dari vaksinasi hingga pemantauan masyarakat secara door to door.

“Tenaga Kesehatan (Nakes) semuanya yang terangkum di dalam Makassar Recover sejumlah 15.306 orang dan semua RT/RW di Kota Makassar. Ini bentuk dukungan dan kepedulian serius kita terhadap pemutusan penyebaran rantai virus Covid-19,” ujar Lubis Latief, Kepala Cabang BPJST Ketenagakerjaan Cabang Makassar.

Sementara, untuk Pegadaian sendiri memberikan ratusan tabungan emas dan puluhan hazmat lengkap kepada para nakes yang berjuang dalam penanggulangan Covid-19.

“BPJSTK dan Pegadaian hari ini memberikan dukungan partisipasi yang cukup luar biasa. Pegadaian memberikan hazmat untuk para detektor Makassar Recover dan tabungan emas untuk rakyat yang patuh terhadap protokol kesehatan, mulai dari vaksinasi hingga mewujudkan Economic Recovery menuju adaptasi sosial yang baik,” sebut Danny Pomanto.

Wali Kota pun berharap MoU ini, bisa memberikan perlindungan yang maksimal kepada para tenaga kerja, baik itu Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Karena, menurut Danny, kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar harus melindungi rakyatnya, baik itu berasal dari dana pemerintah maupun swasta.

“Saya kira kota modern itu wajib memperhatikan rakyatnya, apalagi di masa pandemi seperti ini. Kita harus fight,” terang Danny. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top