search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Prihatin, Wali Kota Ajak Dewan Pendidikan Lakukan Pembenahan di Makassar

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 24 Maret 2021 11:00
BAHAS PENDIDIKAN. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menerima rombongan Dewan Pendidikan Kota Makassar di Kediaman Pribadinya, Jl Amirullah, Rabu (24/3/2021). foto: humas pemkot makassar
BAHAS PENDIDIKAN. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menerima rombongan Dewan Pendidikan Kota Makassar di Kediaman Pribadinya, Jl Amirullah, Rabu (24/3/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Kondisi pendidikan di Kota Makassar masih dalam situasi memprihatinkan. Masih banyak anak usia sekolah yang berkeliaran di jalanan untuk mengais rezeki.

Ini menjadi keprihatinan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, yang diutarakannya di hadapan Dewan Pendidikan Kota Makassar saat berkunjung ke Kediaman Pribadinya, Jl Amirullah, Rabu (24/3/2021).

Danny Pomanto menekankan agar Dewan Pendidikan Makassar harus menyiapkan regulasi yang tepat sasaran demi peningkatan kualitas pendidikan.

“Besar harapan saya, Dewan Pendidikan Kota Makassar bisa menjadi wadahnya tenaga pendidik untuk pengembangan kualitas diri, sehingga dapat meningkatkan pendidikan di Makassar,” ujar Danny.

Di hadapan Dewan Pendidikan Makassar yang dihadiri Rudianto Lallo juga Apiaty Amin Syam serta beberapa jajaran lainnya, Danny kembali menekankan semua anak harus sekolah.

“Tidak ada alasan untuk anak di Kota Makassar tidak mendapatkan pendidikan. Mulai dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) hingga SMP (Sekolah Menengah Pertama) kita buat jalur tol pendidikan yang artinya anak yang di mulai PAUD secara otomatis akan masuk di TK (Taman Kanak-kanak lalu SD (Sekolah Dasar) dan SMP. Itu tanggung jawab kita,” tegasnya.

Juru bicara Dewan Pendikan Makassar, Mafhud, mengatakan, akan siap menjalankan instruksi wali kota dan berharap ada perbaikan kualitas serta kesejahteran para tenaga pendidik.

“Kabar baik untuk pendidikan di Makassar. Kepedulian Wali Kota Makassar menjadi cambuk bagi kami untuk mencetak generasi penerus bangsa yang mumpuni dan berkualitas. Semoga tidak ada lagi potret anak berkeliaran di jam sekolah,” tutur Mafhud.

Diharapkan ke depannya Kota Makassar menjadi kota pertama yang melaksanakan pembelajaran tatap muka pertama di masa pandemi dengan catatan semua harus di persiapkan dengan matang dan maksimal. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top