search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Antisipasi Banjir Makassar, Danny Pomanto Tinjau Pengerukan Sungai Biring Je’ne

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 25 Maret 2021 19:00
PENINJAUAN. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, meninjau langsung pengerukan pembuatan jalur air di Kodam III, Paccerakkang, Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (25/3/2021). foto: humas pemkot makassar
PENINJAUAN. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, meninjau langsung pengerukan pembuatan jalur air di Kodam III, Paccerakkang, Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (25/3/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, meninjau langsung pengerukan pembuatan jalur air di Kodam III, Paccerakkang, Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (25/3/2021).

Danny Pomanto yang didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi ini, mengerahkan tiga alat berat eskavator di lokasi tersebut.

Pembuatan jalur air ini, merupakan salah satu upaya cepat Danny untuk mengantisipasi peluapan air ke pemukiman warga.

“Sungai ini sungai perbatasan, kondisi sungai ini penuh semak tidak jelas dimana aliran air yang kemudian tugas pemerintah Kota Makassar tidak pada perbatasan ini. Perbatasan itu tugasnya provinsi dan sungai itu kewenangan Balai Pompengan (Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang. Tapi kita ini membantu balai agar supaya tidak terlalu lama untuk membuat program maka saya akan mengerahkan lagi satu alat besar apung agar cepat selesainya,” ucap Danny.

Danny mengatakan, pengerukan ini, akan dilakukan sepanjang 1,5 Kilometer (Sungai Biring Je’ne ke perbatasan jembatan Pasar Sentral BTP) dengan kedalaman 2-3 Meter.

Pengerjaan pun akan dipercepat. Namun, diperkirakan akan selesai dalam waktu satu bulan kedepan.

“Sesuai janji saya Danny-Fatma akan menanggulangi banjir. Walaupun ini jangka pendek tapi setidaknya kita berupaya sedini mungkin dengan berbagai cara agar bisa menekan peluapan air ke warga. Lihat ini sekarang banjir, karena aliran air dan sungai ini ditumpuk semak-semak jadi air meluap ke rumah warga,” jelasnya.

Danny juga menekankan jikalau ini bukan tugas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Baru kami turun dan menemukan ini kalau kita tidak ada inisiasi, kita harus menunggu saja, kita tidak akan tahu kapan ada penanggulangan banjir seperti ini. Kebetulan kita punya alat, saya pikir tidak ada salahnya, karena kita juga sudah kordinasi balai dan provinsi,” ujarnya.

Setelah pengerukan selesai, Danny akan meminta Balai Pompengan untuk melanjutkan kerjanya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top