search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Ummi Waheeda Tantang Mahasiswa Jadi Pengusaha

Bawakan Kuliah Tamu Kewirausahaan di UIM
doelbeckz - Pluz.id Jumat, 26 Maret 2021 16:00
Pemilik Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Ummi Waheeda (kanan) bersama Rektor UIM DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi. foto: humas uim
Pemilik Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Ummi Waheeda (kanan) bersama Rektor UIM DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi. foto: humas uim

PLUZ.ID, MAKASSAR – Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar kuliah tamu menghadirkan pemilik Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School, Ummi Waheeda.

Kuliah tamu bertajuk Silaturahmi dan Motivasi Calon Wirausaha Muda ini, dilaksanakan di Auditorium KH Muhyiddin Zain UMI, Jumat (26/3/2021).

Rektor UIM, DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi, berharap perwakilan organisasi kemahasiswaan yang menjadi peserta kuliah tamu dapat memetik motivasi dan pelajaran untuk menjadi pengusaha dari pemilik ponpes yang menggratiskan 15 ribu santrinya tersebut.

Pada kesempatan ini, Majdah langsung memanggil Kabag Humas dan Kerja Sama UIM, Dr Wachyudi Muchsin SH MKes untuk memfollow up kegiatan ini, agar dalam waktu dekat terlaksana kerja sama antara UIM dengan Ponpes Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School mendapat amanah ini.

KULIAH TAMU. Pemilik Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Ummi Waheeda (kiri) didampingi Rektor UIM DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi serta Kabag Humas dan Kerja Sama UIM Dr Wachyudi Muchsin SH MKes saat membawakan kuliah tamu di Auditorium KH Muhyiddin Zain UMI, Jumat (26/3/2021). foto: humas uim

“Kita akan langsung menyiapkan proses kerja sama sisa teknis kerja sama akan diatur,” ujar Dokter Yudi.

Ummi Waheeda dalam pemaparannya menjelaskan, menjadi pengusaha sangat penting, karena negara tak akan maju jika semua menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“PNS menjadi beban negara berupa gaji dan pensiunnya. Di Singapura tidak ada uang pensiun, tapi hanya tabungan yang dipaksa dimiliki sejak kecil, mahasiswa UIM jangan kalah sukses di usia muda dengan menjadi pengusaha sukses itu bukan mustahil,” ungkapnya.

Ummi Waheeda menuturkan, di ponpesnya semua digratiskan. “Kami mendidik santri untuk menjadi Khadijah dan Usman bin Affan yang kaya raya hartanya semua diwakafkan,” jelasnya.

Ummi Waheeda mengatakan, menjadi pengusaha membuka lapangan kerja. “Maka saya buat aturan tak bolehkan santri jadi PNS di daerah mayoritas muslim,” tegasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top