search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Bravo 5 Sulawesi Kutuk Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 28 Maret 2021 23:45
Hj Asyfa M Br Ginting Manik. foto: istimewa
Hj Asyfa M Br Ginting Manik. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Bravo 5, Organisasi Masyarakat (Ormas) binaaan Jendral TNI (purn) Luhut Binsar Pandjaitan, mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021).

Koordinator Bravo 5 Wilayah Sulawesi, Hj Asyfa M Br Ginting Manik (SYF), mengatakan, peristiwa ini sangat mengagetkan semua pihak.

“Kami mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar. Sekaligus sangat prihatin dengan kejadian ini,” ujarnya.

Bunda Syfa, sapaaa akrab Asyfa M Br Ginting Manik, mengungkapkan, semoga para korban diberi kesabaran dan ketabahan atas musibah yang terjadi ini.

“Insya Allah, besok kami akan mengunjungi para korban. Ini sangat penting, karena tentu para korban sangat trauma dengan kejadian ini,” kata pemerhati wong cilik ini.

Bunda Syfa berharap semoga pihak keamanan lebih memperketat penjagaan di Sulsel terutama Kota Makassar.

“Tentu dibutuhkan kerja sama yang baik dengan masyarakat untuk sama-sama menjaga kota yang kita cintai ini,” harapnya.

“Mari kita menolak, mencegah, dan memerangi paham radikalisme dan intoleransi di Indonesia. Salam Bravo 5,” tambah kandidat magister hukum Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta ini.

SYF, akronim nama dari Asyfa M Br Ginting Manik, mengatakan, kepedulian Bravo 5 terhadap korban bom bunuh diri ini, sejalan dengan asas dan tujuan pejuang Bravo 5.

“Asas pejuang Bravo Lima didirikan berasaskan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Sementara, tujuan didirikannya Bravo Lika adalah untuk mengawal, mendukung, dan membantu pemerintah untuk mencapai cita-cita NKRI dalam mengisi kemerdekaan yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur serta mengamankan NKRI dari ancaman politik identitas, intoleransi, terorisme, dan ancaman lainnya,” jelas SYF.

Sebelumnya, telah terjadi aksi bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, sekitar pukul 10.35 WITA, Minggu (28/3/2021).

Dua pelaku diduga berboncengan menggunakan kendaraan roda dua.

Saat itu baru saja selesai pelaksanaan ibadah misa palma rangkaian paskah di gereja yang terletak di Jl Kajaolalido, Kota Makassar.

Berdasarkan data Polda Sulsel, akibat aksi bom bunuh diri ini, dua orang meninggal dunia yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri dan korban luka sudah mencapai 20 orang, semuanya tengah di rawat di RS Bhayangkara Makassar, RS Stella Maris, RS Siloam, RS Akademis Jaury, dan RS Pelamonia. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top