search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Datangi Gereja Katedral Makassar, Wali Kota Imbau Warga Tetap Tenang

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 28 Maret 2021 15:00
TINJAU LOKASI. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (kedua kanan) bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengunjungi Gereja Katedral Makassar, Jl Kajaolalido, usai mendapatkan informasi terjadi ledakan bom di lokasi ini, Minggu (28/3/2021). foto: istimewa
TINJAU LOKASI. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (kedua kanan) bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengunjungi Gereja Katedral Makassar, Jl Kajaolalido, usai mendapatkan informasi terjadi ledakan bom di lokasi ini, Minggu (28/3/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, langsung menuju ke Gereja Katedral Makassar, Jl Kajaolalido, usai mendapatkan informasi terjadi ledakan bom di lokasi ini, Minggu (28/3/2021).

Danny Pomanto saat menerima informasi tersebut sedang berada di Hotel Claro Makassar menjadi saksi nikah kerabatnya. Namun, segera bergegas memastikan warga Makassar tidak panik.

“Saya tadi di Hotel Claro dan dikabarkan berita ini. Bergegas saya ke sini (Gereja Katedral) mengecek keadaan dan mencoba menenangkan para jemaah juga warga sekitar yang mendengar langsung ledakan tersebut,” ujarnya.

Danny usai meninjau lokasi bersama Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, mengutuk keras aksi itu dan mengimbau warganya tetap tenang.

“Jaga toleransi, tetap tenang, dan percayakan pihak Kepolisian bekerja mengungkap kasus ini. Insya Allah, Kepolisian akan bekerja maksimal untuk menjaga kota Insya Allah aman dan Insya Allah akan berjalan sebagaimana mestinya,” kata Wali Kota.

Danny juga minta warganya tidak terprovokasi dengan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab itu. Termasuk meminta masyarakat tidak menyebar foto maupun video di media sosial.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat Makassar tetapki tenang, termasuk nitizen jangan menyebar foto maupun video yang bisa meresahkan juga menakuti warga lainnya. Mari kita sama-sama menjaga keamanan Kota Makassar,” imbaunya.

Sementara, pihak Kepolisian membenarkan ledakan di Gereja Katedral adalah bom bunuh diri.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, usai meninjau Tempat Kejadian Perkara (TKP), memastikan aksi bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral Makassar, sekitar pukul 10.35 WITA, Minggu (28/3/2021).

Saat itu baru saja selesai pelaksanaan ibadah misa palma rangkaian paskah di gereja yang terletak di Jl Kajaolalido, Kota Makassar.

Merdisyam menyatakan, akibat aksi bom bunuh diri itu, satu orang meninggal dunia dan sembilan korban luka-luka.

“Kami baru saja meninjau TKP. Data awal saya sampaikan, pada pukul 10.35 WITA pagi tadi, telah terjadi ledakan diduga pelaku bom bunuh diri. Data awal, satu korban dipastikan pelaku bom bunuh diri, ditemukan jenazahnya di TKP. Korban lain ada sembilan masyarakat, lima orang petugas gereja dan empat orang jemaah,” beber Kapolda kepada media usai meninjau lokasi kejadian. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top