search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Fatmawati Paparkan LKPJ Wali Kota Makassar 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 31 Maret 2021 19:00
LKPJ WALI KOTA. Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi menyerahkan LKPJ Wali Kota Makassar 2020 kepada Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Makassar, Rabu (31/3/2021). foto: humas pemkot makassar
LKPJ WALI KOTA. Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi menyerahkan LKPJ Wali Kota Makassar 2020 kepada Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Makassar, Rabu (31/3/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi mewakili Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghadiri rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ ) Wali Kota Makassar Tahun 2020 di Gedung DPRD Kota Makassar, Rabu (31/3/2021).

Dalam penyampaian LKPJ Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi memaparkan arah kebijakan ekonomi Makassar yang diselaraskan dengan sasaran dan arah yang sudah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulsel Tahun 2020.

Fatmawati memberi gambaran pertumbuhan ekonomi makro Makassar sampai tingkat nasional pada tahun 2020 mengalami penurunan, diakibatkan adanya pandemi Covid-19.

“Pertumbuhan ekonomi makro Makassar mengalami penurunan dan berada pada angka 1,27 persen. Jika dibandingkan angka pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulsel sebesar -0,70 persen dan nasional sebesar -2,07 persen, sehingga pertumbuhan ekonomi secara nasional mengalami penurunan signifikan akibat terjadinya shok dari pandemi Covid-19 dan berdampak buruk terhadap kinerja perekonomian daerah,” ungkapnya.

Fatmawati menjelaskan, Produk Domestik Regional bruto (PDRB) juga mengalami penurunan mulai tahun 2019 hingga 2020.

“Jumlah uang yang beredar sebagaimana nilai PDRB Atas Dasar berlaku pada tahun 2020 sebesar Rp178,332 triliun lebih, mengalami penurunan dari tahun 2019 yaitu sebesar Rp170,450 lebih,” ujarnya.

Lanjutnya, sebagai penyangga utama perekonomian di Sulsel, Makassar memberi kontribusi mencapai 35,23 persen atau lebih dari 1/3 ekonomi Sulsel.

“Turunnya PDRB Makassar juga berimplikasi pada menurunnya pendapatan per kapita masyarakat Makassar, yaitu pada 2020 sebesar Rp115,40 juta lebih dari sebelumnya pada 2019 sebesar Rp116,87 juta lebih,” paparnya.

Fatmawati berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama anggota dewan masyarakat dan seluruh elemen masyarakat bersama sama melakukan perbaikan ekonomi.

“Ke depan mari kita berkreativitas sambil berinovasi menyongsong perbaikan ekonomi yang lebih baik,” kuncinya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top