search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Plt Gubernur Sulsel Serahkan Laporan Keuangan Pemprov ke BPK

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 31 Maret 2021 22:00
PENYERAHAN. Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (kanan), menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Unaudited) Provinsi Sulsel Tahun 2020 kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sulsel di Gedung BPK Sulsel, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Rabu (31/3/2021). foto: humas pemprov sulsel
PENYERAHAN. Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (kanan), menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Unaudited) Provinsi Sulsel Tahun 2020 kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sulsel di Gedung BPK Sulsel, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Rabu (31/3/2021). foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Unaudited) Provinsi Sulsel Tahun 2020 kepada Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulsel di Gedung BPK Sulsel, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Rabu (31/3/2021).

Andi Sudirman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran BPK RI yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada pemerintah daerah sebagai upaya menciptakan tata kelola keuangan yang lebih akuntabel.

“BPK telah mendukung kami bagaimana program tetap jalan dan tetap terkawal dengan baik, dan ini yang kami harapkan,” ucapnya.

Selain Pemprov Sulsel, tiga kabupaten juga menyerahkan laporan keuangannya. Yakni Kabupaten Enrekang, Tana Toraja, dan Kabupaten Wajo

Penyerahan LKPD Provinsi Sulsel dan tiga kabupaten tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk memenuhi prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan.

Secara ringkas, pelaksanaan APBD Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2020, pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp9.365.471.515.325,67 atau 97,10 persen, belanja daerah terealisasi sebesar Rp9.986.089.214.540,49 atau 88,87 persen, dan pembiayaan daerah terealisir sebesar Rp1.009.209.884.368,49 atau 71,53 persen. Sehingga, terdapat Silpa sebesar Rp388.592.185.153,67. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top