search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Harsiarnas Ke-88, 500 Pekerja Media Penyiaran Ikuti Vaksinasi Covid-19

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 01 April 2021 13:00
DIVAKSIN. Ketua KPID Provinsi Sulsel, Muhammad Hasrul Hasan, disuntik vaksin pada acara Vaksinasi Covid-19 kepada 500 pekerja media penyiaran se-Kota Makassar di Auditorium RRI Makasssar, Jl Riburane, Kota Makassar, Kamis (1/4/2021). foto: kpid sulsel
DIVAKSIN. Ketua KPID Provinsi Sulsel, Muhammad Hasrul Hasan, disuntik vaksin pada acara Vaksinasi Covid-19 kepada 500 pekerja media penyiaran se-Kota Makassar di Auditorium RRI Makasssar, Jl Riburane, Kota Makassar, Kamis (1/4/2021). foto: kpid sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Priovinsi Sulsel dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar Vaksinasi Covid-19 kepada 500 pekerja media penyiaran se-Kota Makassar.

Acara vaksin yang digelar di Auditorium RRI Makasssar, Jl Riburane, Kota Makassar, Kamis (1/4/2021), bertepatan dengan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-88.

Ketua Panitia Peringatan Harsiarnas ke-88, Riswansyah Muchsin, mengatakan, vaksinasi ini digelar sebagai upaya mendukung Pemkot Makassar dalam upaya memutus penyebaran Covid-19 dan program Festival Smart Vaksinasi Makassar.

“Vaksinasi pekerja media penyiaran ini, masih rangkaian peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-88. Kita berharap teman-teman yang bekerja di media penyiaran 70 persen sudah divaksin, karena mereka berhubungan langsung dengan masyarakat,” ujar Riswansyah, yang juga Komisioner KPID Sulsel.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengapresiasi vaksinasi para pekerja di media penyiaran ini.

“Kita mengapresiasi acara ini dan berharap para pekerja media penyiaran kita terlindungi dari Covid-19. Dan Pemkot Makassar mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi teman-teman dari KPID,” ujar Danny Pomanto.

Syarat pada vaksinasi ini, pendaftaran dilakukan melalui aplikasi yang didasarkan pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kota Makassar.

Sebelumnya, masih rangkaian Harsiarnas ke-88, 65 Radio di Sulsel mematikan radio selama 8 menit, 8 detik, Kamis (1/4/2021), tepat pukul 08.08 WITA pagi tadi.

Radio se-Sulsel kompak menghentikan siaran sejenak, untuk memperingati 1 April Harsiarnas ke-88 sesuai edaran KPID Sulsel.

1 April merupakan sebagai Harsiarnas ditetapkan dengan dasar pada tahun 1933, saat radio milik orang Indonesia pertama bernama Solosche Radio Vereeniging (SRV) mulai bersiaran.

SRV menjadi radio Ketimuran pertama, yang didirikan anak bangsa yang diprakarsai KGPAA Mangkunegoro Vll pada 1 April 1933 di Solo Jawa Tengah. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top