search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wali Kota Makassar Ajak Anak Sekolah ke Museum

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 01 April 2021 15:00
HARI KEBUDAYAAN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawaty Rusdi, Ketua Tim PKK Kota Makassar Indira Jusuf Ismail beserta Kepala Dinas Pariwisata Makassar Herfida Attas menghadiri peringatan Hari Kebudayaan Kota Makassar di Museum Kota Makassar, Jl Balai Kota, Kamis (1/4/2021). foto: humas pemkot makassar
HARI KEBUDAYAAN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawaty Rusdi, Ketua Tim PKK Kota Makassar Indira Jusuf Ismail beserta Kepala Dinas Pariwisata Makassar Herfida Attas menghadiri peringatan Hari Kebudayaan Kota Makassar di Museum Kota Makassar, Jl Balai Kota, Kamis (1/4/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Peringatan Hari Kebudayaan Kota Makassar ditetapkan setiap 1 April. Dan 2021 ini, merupakan tahun ketiga digelarnya perayaan tersebut.

Bertempat di Museum Kota Makassar, Jl Balai Kota, Kamis (1/4/2021), Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, nampak berbincang banyak hal tentang budaya Makassar.

Didampingi Wakil Wali Kota Makassar Fatmawaty Rusdi dan Ketua Tim PKK Kota Makassar Indira Jusuf Ismail beserta Kepala Dinas Pariwisata Makassar Herfida Attas, Danny Pomanto mengajak seluruh warga utamanya generasi penerus bangsa untuk tidak melupakan budaya yang ada.

“Hari Kebudayaan Makassar bukanlah perayaan tanpa makna. Hari ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya menjaga norma budaya dan menerapkannya dalam kehidupan keseharian kita. Tidak perlu malu dengan bahasa dan dialek, justru itulah yang akan menjadi pengenal atau identitas kita sebagai orang Makassar,” sebut Danny.

Mengambil tema ‘Rampak Budaya Baru Makassar’ menyiratkan sebuah terobosan kebiasaan baru yang harus di lakukan di masa sekarang untuk saling menjaga diri dan keluarga.

“Rampak budaya baru Makassar ini, yaitu mengajak semua masyarakat Makassar untuk ikut vaksin. Mensukseskan festival vaksinasi untuk membentengi diri dari serangan virus Covid-19. Ini juga sebagai awal pemerintah bisa membuka kembali sekolah tatap muka,” ujarnya.

Di hadapan para anak didik juga tenaga pengajar mulai dari SD hingga SMP se-Kota Makassar secara virtual, Wali Kota Makassar ini, juga memberikan kesempatan yang ingin bertanya langsung.

“Pak Wali Kota, kapanki sekolah lagi?,” ujar Andi Abi, pelajar SD yang disambut jempol Danny Pomanto.

“Sabarki nak, Insya Allah, ketika semua guru-guruta’ dan bujang sekolah sudah divaksin dan memastikan semua dalam kondisi sehat, persiapan tatap muka kembali sudah matang, bisamiki lagi kembali ke sekolah,” tutur Danny memberi semangat.

Dengan mengenakan pakaian adat, Danny mengatakan, agar tidak melupakan jejak sejarah dan budaya tidak tergerus zaman maka anak didik di Makassar harus ke Museum Kota Makassar.

“Era boleh berganti, tapi budaya harus di pertahankan. Sejarah tidak bisa di lupakan. Saya minta kepada Dinas Pendidikan Makassar semua SD juga SMP harus secara bergiliran berkunjung ke Museum untuk mengetahui jejak masa lampau,” tegasnya.

Di Sulsel sendiri ada empat etnis, yakni Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja. Dan sebagai anak Makassar jangan malu. Oleh karena itu, Danny menyerukan ‘Inakke Makassar’ sebagai simbol kecintaan akan tanah Makassar. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top