search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

KPID dan MUI Sulsel Koordinasi Pengawasan Tayangan Ramadan

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 10 April 2021 19:00
SILATURAHMI. Ketua KPID Sulsel Muhammad Hasrul Hasan bersama rombongan menemui pengurus MUI Sulsel yang diterima Wakil Ketua MUI Sulsel Prof Rahim Yunus di Kantor MUI Provinsi Sulsel, Sabtu (10/4/2021). foto: humas kpid sulsel
SILATURAHMI. Ketua KPID Sulsel Muhammad Hasrul Hasan bersama rombongan menemui pengurus MUI Sulsel yang diterima Wakil Ketua MUI Sulsel Prof Rahim Yunus di Kantor MUI Provinsi Sulsel, Sabtu (10/4/2021). foto: humas kpid sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulsel bersilaturahmi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulsel di Kantor MUI Provinsi Sulsel, Sabtu (10/4/2021).

Dalam pertemuan tersebut, KPID melaporkan edaran KPID tentang batasan ke media penyiaran saat bulan suci Ramadan.

Selain itu, KPID dan MUI sepakat memantapkan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini, dengan akan memperbaharui Memorandum of Understanding (MoU) kedua lembaga tersebut.

“Kita perlu terus mengembangkan kerja sama karena kualitas media siaran perlu terus kita tingkatkan agar umat, masyarakat Sulsel mendapatkan sajian siaran televisi, maupun radio yang mendidik,” kata Prof Rahim Yunus, Wakil Ketua MUI Sulsel.

Rahim Yunus menambahkan, media siaran selain diharapkan menyajikan informasi yang menjernihkan situasi, bukan membuat resah, menyebar fitnah, seperti yang banyak muncul di media sosial.

“Bahaya hoaks ada di mana-mana khususnya dalam medsos (media sosial). Informasi di media penyiaran harus menangkal informasi sesat yang ada di media sosial,” jelas Rahim Yunus.

Sementara, Ketua KPID Sulsel, Muhammad Hasrul Hasan, mengatakan, pengaruh media siaran, terutama televisi sangat luar biasa, baik dalam kecepatan sampai ke khalayak maupun dampak yang ditimbulkan.

“Tugas kami tidak hanya memantau siaran dan mengawasi, tapi juga menegur, bahkan memberi sanksi terhadap media siaran yang melanggar. Karena pengaruh media penyiaran sangat besar,” katanya.

Selain itu, KPID juga berharap, MUI Sulsel selalu memberi masukan ke KPID dan mengeluarkan fatwa terhadap berbagai masalah di media penyiaran, khususnya yang tidak memiliki izin penyiaran.

“Kami berharap mendapat dukungan dari MUI selain memberi masukan terkait konten siaran media penyiaran. Juga mengeluarkan fatwa terkait media penyiaran yang tidak memiliki izin siaran,” ujarnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top