search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Terduga Teroris yang Ditembak Mati Pernah Serang Bom Syahrul Yasin Limpo

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 15 April 2021 23:00
PENINDAKAN. Suasana di lokasi saat tim Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Sulsel melakukan penindakan terhadap terduga teroris kawasan Manuruki, Sudiang Raya, Kecamatan, Biringkanaya, Kota Makasar, Kamis (15/4/2021). foto: istimewa
PENINDAKAN. Suasana di lokasi saat tim Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Sulsel melakukan penindakan terhadap terduga teroris kawasan Manuruki, Sudiang Raya, Kecamatan, Biringkanaya, Kota Makasar, Kamis (15/4/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Eksekusi terhadap terduga teroris berinisial MT yang ditembak mati saat hendak ditangkap di kawasan Manuruki, Sudiang Raya, Kecamatan, Biringkanaya, Kota Makasar, Kamis (15/4/2021), menyingkap tabir lama.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan, menyebutkan, MT (41), merupakan mantan Narapidana Kasus Terorisme (Napiter).

“MT ini mantan atau eks napiter,” kata Zulpan yang turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Zulpan mengungkapkan, MT merupakan terduga teroris yang sempat beraksi pada 2012 lalu di Kota Makassar, Sulsel.

MT saat itu melakukan penyerangan bom terhadap Gubernur Sulsel kala itu, Syahrul Yasin Limpo, pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar di depan Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Makassar,11 November 2012 lalu. Syahrul yang menjabat Gubernur Sulsel dua periode, kini sebagai Menteri Pertanian.

“Pelaku sudah dilakukan upaya hukum. Ia ditangkap dan menjalani persidangan hingga di vonis tiga tahun penjara,” jelasnya.

MT selesai menjalani masa hukuman pada 2016. Setelah itu, MT ternyata tidak sadar dan kembali bergabung dengan kelompoknya, Rizaldi.

“Ini merupakan jaringan Villa Mutiara. Jadi ketika bebas dari penjara, ia kembali gabung dengan Rizaldi yang sudah kami tangkap awal tahun lalu,” bebernya.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Sulsel kembali melakukan penindakan terhadap terduga teroris di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (15/4/2021) siang. Kali ini, terduga teroris berinisial MT tewas ditembak mati.

Penangkapan dan penegakan terhadap MT, terduga teroris dilakukan di Jl Manuruki 3, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulsel, sekitar pukul 11.50 WITA.

Menurutnya, saat itu tim Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Sulsel hendak melakukan pengembangan aksi bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) lalu.

“Iya, benar sekali, hari ini, tim Densus 88 dibantu Polda Sulsel hendak melakukan pengembangan aksi bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar lalu, namun terduga teroris yang hendak ditangkap, MT, melakukan perlawanan dan cukup membahayakan keselamatan petugas, maka dilakukan tindak tegas terukur. Diberikan peringatan, namun melakukan perlawanan, sehingga dilumpuhkan dan dinyatakan meninggal dunia. Kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar,” bebernya.

“Terduga teroris saat melakukan perlawanan menggunakan dua parang panjang. Di kedua tangannya ada parang panjang yang digunakan hendak melakukan perlawanan dan menyerang petugas,” lanjutnya.

Zulpan menjelaskan, selain melumpuhkan terduga teroris, Kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya lima parang panjang dan lainnya.

“Sejumlah barang bukti telah diamankan. Saat ini, tengah dilakukan sterilisasi TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ujar Zulpan yang turun langsung ke TKP. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top