search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Yeni Rahman Harap Warga Bijak dalam Pengelolaan Sampah

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 18 April 2021 21:00
SOSIALISASI PERDA. Anggota DPRD Makassar, Yeni Rahman, sosialisasikan Perda Pengelolaan Sampah di Hotel Fox Lite Makassar, Minggu (18/4/2021). foto; istimewa
SOSIALISASI PERDA. Anggota DPRD Makassar, Yeni Rahman, sosialisasikan Perda Pengelolaan Sampah di Hotel Fox Lite Makassar, Minggu (18/4/2021). foto; istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Yeni Rahman, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah di Hotel Fox Lite Makassar, Minggu (18/4/2021).

Pada kesempatan ini, Yeni Rahman berharap warga bisa bijak dalam hal pengelolaan sampah. Artinya, produksi sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa hasil pengolahan.

“Kita berharap, mengikuti suatau kegiatan tidak hanya seremoni tapi bisa membawa perubahan. Yakni bijak mengolah sampah di masing-masing lingkungannya,” jelas Yeni Rahman.

Yeni mengatakan, ada beberapa catatan yang disampaikan ke peserta sosialisasi Perda tentang pengeloahan sampah. Pertama, seluruh masyarakat di Makassar wajib mengetahui terkait regulasi ini.

“Jadi, keberhasilan kegiatan ini peserta bawa pulang materi dan memahami. Kalau ada masalah soal sampah bisa disampaikan dengan landasan regulasi, ini yang kedua,” ungkapnya.

Ketiga, lanjut legislator Fraksi PKS ini, persoalan sampah merupakan masalah bersama. Sehingga, tidak hanya pemerintah tapi dibutuhkan peran aktif masyarakat guna meminimalisir produksi sampah dengan pengelolaan.

“Terakhir, salah satu peran masyarakat yaitu mampu mengelola sampah dari rumah dengan memilah sampah baik, sampah basah maupun sampah kering. Menjadikan memilah sampah adalah suatu kegiatan yang menyenangkan dan bisa bernilai ekonomis,” bebernya.

Yeni mengakui, dirinya bersedia mendampingi masyarakat mulai dari pemberian edukasi hingga mengelola sampah dengan baik. Artinya, ada tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi Perda tentang Sampah.

“Jadi, closing statement saya bersedia mendampingi masyarakat untuk mengedukasi dan mendampingi dalam pengelolaan sampah. Jadi akan ada follow-up dari kegiatan sosper ini,” jelasnya.

Selain itu, Yeni Rahman juga menyarankan kepada pemerintah agar mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penegelolaan sampah, mekanisme call center yang mudah di akses ketika ada keluhan pengangkutaan sampah, menyediakan mobil angkutan sampah kering dan sampah basah, serta pada saat hari lingkungan hidup pemerintah memberikan reward kepada warga yg mampu mengelola sampah dengan baik.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Andi Iskandar mengatakan, Perda tentang Pengelolaan Sampah ini sejalan dengan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih. Selain dari program Bank Sampah yang ada.

“Sekarang, kita akan mencoba pengolaan sampah dengan magot. Hasilnya ini sangat mahal,” ucap Andi Iskandar.

Rencananya, sambung Iskandar, pengelolaan sampah dengan menggunakan larva mulai dilaksanakan 2020. Hanya saja, agenda itu tak jalan lantaran pandemi covid-19, sehingga vakum sampai saat ini.

“Soal sampah, saya kira hal itu dimulai dari diri kita sendiri. Saya yakin, kalau kebiasaan disiplin dan tertib maka persoalan sampah bisa dikendalikan,” tegasnya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Marini menjelaskan, pengelolaan sampah dari rumah tangga itu tidak ribet justru bisa jadi penghasilan tambahan untuk masyarakat. Ada strategis yang perlu diketahui agar bisa pengelolaan sampah bisa bernilai ekonomis.

“Data DLHD menyebutkan, sampah terbanyak itu dari rumah tangga sebesar 63 persen. Kemudian, 53 persen ke TPA itu sampah organik yang berasal dari sampah rumah tangga,” tukas Marini.

Sambung Co-Founder Sekolah Sampah ini, pengelolaan sampah dari rumah tangga sangat penting. Kata dia, jika seluruh masyarakat berpartisipasi mengelola sampah dari rumah tangga maka produksi sampah ke TPA berkurang.

“Jadi, kita ingin membangun kesadaran masyarakat untuk bisa berpartisipasi dalam hal pengelolaan sampah rumah tangga,” ucap dosen Unibos ini. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top