search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pembangunan Bendungan Pamukkulu Berdampak ke Provinsi Sulsel

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 20 April 2021 19:00
RAKOR. Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, saat menghadiri rakor terkait progres pengerjaan dan pembebasan lahan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa, yang berlangsung di Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (20/4/2021). foto: humas pemkot makassar
RAKOR. Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, saat menghadiri rakor terkait progres pengerjaan dan pembebasan lahan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa, yang berlangsung di Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (20/4/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pengerjaan pembangunan Bendungan Pamukkulu yang berada di Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa jika dilakukan secara optimal pasti akan berdampak ke Provinsi Sulsel.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) terkait progres pengerjaan dan pembebasan lahan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa, yang berlangsung di Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (20/4/2021).

Terkait masalah pembebasan lahan, kata Abdul Hayat, sebenarnya sama halnya dengan kereta api Makassar-Parepare dan Makassar New Port (MNP). Tentunya, apa yang dikerjakan sekarang ini, nuansanya satu, yakni Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Kita tahu sendiri, bahwa hampir semua persoalan ini diarahkan ke PEN, dan infrastruktur yang ada sekarang ini, yang telah dipaparkan tadi. Jadi, posisi-posisi forum koordinasi ini tentunya lebih banyak informalnya. Karena jika mau formal seperti sekarang ini, waktunya sangat terbatas. Tapi yang kita inginkan adalah bentuk koordinasi antara teman-teman di Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa dan provinsi juga tidak kalah penting untuk memberikan ruang dan penguatan percepatan-percepatan yang ada di kabupaten/kota,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Bupati Takalar, Ahmad Daeng Se’re, mengatakan, dirinya hanya mengawal terkait pembayaran lahan, karena masyarakat sudah lama menanti hal tersebut.

“Kami berharap agar proses pembayaran ini bisa dilakukan sebelum lebaran,” kata Ahmad. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top