search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pembangunan Stadion Mattoanging, Plt Gubernur Sulsel: Lanjutkan!

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 22 April 2021 19:00
Andi Sudirman Sulaiman. foto: humas pemprov sulsel
Andi Sudirman Sulaiman. foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, angkat bicara soal Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar.

Andi Sudirman menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel akan tetap melanjutkan pembangunan stadion kebanggaan Sulsel yang terletak di Makassar.

“Kalau lanjut, kita lanjutkan saja (secara bertahap). Masa ditelantarkan begitu. Untuk kondisi pembangunan, tentu ada tahapan sesuai kondisi kemampuan keuangan (daerah). Kalau tahun ini dikerjakan atau tidak, kita lihat kondisi keuangan dan design yang diinginkan,” tegas Andi Sudirman, usai melakukan pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait membahas perihal Stadion Mattoanging di Rujab Wagub Sulsel, Kamis (22/4/2021).

“Mereka (OPD) melaporkan tentang desain serta pertimbangan-pertimbangan teknis. Kita masih tunggu, karena masih memberikan pandangan sementara, makanya kita finalkan dululah apa yang terbaik,” lanjutnya.

Perihal perencanaan lebih lanjut, kata dia, perlu dibahas pada tingkat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“TAPD yang mengetahui tentang pertimbangan pembiayaan konstruksi, sektor prioritas, pelayanan dasar yang mutlak harus dilakukan. Saya tidak boleh intervensi. Makanya saya selalu bilang, kita ambil (sistem pertimbangan) bottom-up,” ungkapnya.

Pemprov Sulsel juga tengah melakukan upaya penyelesaian utang proyek tahun 2020. Apalagi, adanya refocussing anggaran.

“Kita (fokus) penyelesaian utang, (sekitar Rp300 miliar) tersisa 12 persen. Dan masih ada utang yang harus diakui dulu (pemeriksaan BPKP dan Inspektorat), baru diselesaikan. Untuk utang pembangunan stadion kita belum lakukan saat ini, karena baru saja kita ambil untuk infrastruktur,” jelasnya.

Andi Sudirman menegaskan, pembangunan ini perlu dilakukan pertimbangan, sehingga bisa berfungsi maksimal. Apalagi, melihat beberapa pembangunan stadion tidak ada yang terselesaikan.

“Saya tidak ingin mengambil risiko. Kalau saya bangun, saya tidak mau, saya bangun (nantinya beresiko) mandek, atau ditinggalkan dan tidak jadi lagi (tidak tuntas). Saya ingin ketika membangun, setiap tahapan membangun itu bisa berfungsi. Saya harus hati-hati, jangan sampai kita beri anggaran ke sana, tapi tidak cukup, hilang barang dan tidak dipakai, hitung-hitungan harus betul- betul matang, baru kita jalankan,” terangnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top