search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Pembicara HUT Otonomi Daerah Ke-25

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 23 April 2021 15:00
PEMBICARA. Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (kedua kanan), didaulat menjadi pembicara di acara Talkshow Kementerian Dalam Negeri dalam rangka HUT Otonomi Daerah Ke-25 Tahun di Jakarta, Jumat (23/4/2021). foto: humas pemkot makassar
PEMBICARA. Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (kedua kanan), didaulat menjadi pembicara di acara Talkshow Kementerian Dalam Negeri dalam rangka HUT Otonomi Daerah Ke-25 Tahun di Jakarta, Jumat (23/4/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, JAKARTA – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, didaulat menjadi pembicara di acara Talkshow Kementerian Dalam Negeri dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Otonomi Daerah Ke-25 Tahun di Jakarta, Jumat (23/4/2021).

Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi Covid-19, untuk Masyatakat Sehat, Ekonomi Bangkit, dan Indonesia Maju’.

Danny menilai, HUT Otonomi Daerah ke-25 ini, sangat spesial, sebab kekuatan otonomi daerah diuji dengan adanya pandemi Covid-19. Utamanya hubungan, koordinasi, dan percepatan antaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Danny melanjutkan, program Makassar Recover memiliki tiga sub, yakni imunitas kesehatan, adaptasi sosial, dan pemulihan ekonomi”.

“Jadi otonomi daerah saat ini diuji kekuatannya dengan adanya pandemi, antara pemimpin di pusat dan di daerah untuk menjaga Indonesia bersama-sama. Itu inti otonomi daerah di tengah kondisi pandemi saat ini,” ucapnya.

Danny menjelaskan, otonomi daerah buah dari kemerdekaan. Dimana kemerdekaan mengahsilkan demokrasi dan demokrasi menghasilkan kekuasaan.

Sehingga otonomi daerah adalah majunya demokrasi Indonesia. Meski dianggap belum sempurna, namun otonomi daerah juga merupakan bagian dari titik keseimbangan kekuasaan.

“Dan otonomi daerah bagian dari pembagian kekuasaan ke daerah oleh pemerintah pusat yang akan membuat Indonesia ini maju,” ujarnya.

Danny pun memaknai otonomi daerah sama halnya dengan klub sepak bola. Ada tim, manager, pelatih, dan pemain.

“Striker ini dianalogikan sebagai kepala daerah, Insya Allah, kita akan memenangkan pertarungan dengan pandemi,” sebutnya.

Selain Danny, turut jadi pembicara, yakni Dirjen Otda Akmal Malik, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Direktur KKPOD Robert Endi Jaweng, dan Deputi Bidang Ekonomi Setwapres Prof Ahmad Erani Yustika. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top