search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Presiden Instruksikan Perketat Libur Panjang, Wali Kota Makassar Siapkan Aturan

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 28 April 2021 20:00
PENGARAHAN PRESIDEN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat mengikuti pengarahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada semua kepala daerah se-Indonesia secara virtual, Rabu (28/4/2021). foto: humas pemkot makassar
PENGARAHAN PRESIDEN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat mengikuti pengarahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada semua kepala daerah se-Indonesia secara virtual, Rabu (28/4/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, memberikan arahannya pada semua kepala daerah se-Indonesia secara virtual, Rabu (28/4/2021).

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi beserta Forkopimda lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar juga turut hadir dalam rapat yang digelar secara Zoom meeting ini.

Dalam arahannya, Presiden meminta agar masing-masing kepala daerah memperhatikan grafik dan kurva penyebaran Covid-19 dan memperketat larangan mudik.

“Jangan sampai kita kecolongan. Perhatikan selalu grafik dan kurvanya. Pemerintah daerah harus selalu bersinergi dengan jajarannya agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 lagi. Apalagi, libur panjang lebaran sering dimanfaatkan warga,” jelas Joko Widodo.

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan para kepala daerah agar membuat aturan tegas terkait larangan mudik.

“Aturan tegas bagi yang mudik ya. Kita menjaga agar lonjakan covid tidak terulang lagi. Belajar dari kasus India,saya harap Indonesia bisa lebih waspada. Sabar dulu biar ke depan bisa lebih baik lagi,” tegasnya.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, usai mendengarkan arahan Presiden nampak berbincang dengan Kapolrestabes Makassar juga jajaran terkait.

“Kita sudah buatkan aturan dan larangan sesuai perintah Bapak Presiden. Dan saya rasa ini memang harus kita patuhi demi keselamatan bersama,” ungkap Danny Pomanto.

Pengarahan yang dilakukan kurang lebih 30 menit ini, juga menyinggung perputaran ekonomi di masyarakat yang harus di pikirkan para kepala daerah.

“Segerakan belanja daerah atau APBD agar roda ekonomi di masyarakat dapat segera berputar. Peran serta pemerintah sangat membantu para warga melangsungkan kembali hidup,” tegasnya menutup acara. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top