search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pemprov Sulsel Gandeng Korsupgah KPK Sebagai Langkah Pencegahan Korupsi

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 29 April 2021 21:00
Andi Sudirman Sulaiman. foto: humas pemprov sulsel
Andi Sudirman Sulaiman. foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan apresiasi atas peran Satuan Tugas (Satgas) Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah IV dalam melakukan tindakan-tindakan pencegahan, sehingga tidak terjadi tindak pidana korupsi.

Hal itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi di Provinsi Sulsel secara virtual dari Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (29/4/2021). Pertemuan virtual ini dengan agenda Rapat Koordinasi Progres Penyusunan Rencana Aksi Tahun 2021 pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

“Kami mengapresiasi peran Kasatgas Korsupgah KPK Wilayah IV yang senantiasa melakukan pendampingan dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Pemprov Sulsel senantiasa berupaya untuk melakukan perbaikan dan evaluasi untuk lebih baik. Oleh karena itu, setiap pekan di hari Senin, ada rapat rutin yang dilakukan antara Pimpinan (Gubernur) beserta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas progres perencanaan kegiatan kedepan.

“Kami juga melakukan review konstruksi bagaimana langkah pemulihan ekonomi dari anggaran APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) dan dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional). Kami juga mendorong untuk serapan anggaran belanja APBD, khususnya untuk belanja modal,” katanya.

Andi Sudirman mengaku, pihaknya melakukan evaluasi menyeluruh di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Hal itu untuk memaksimalkan program-program prioritas.

Andi Sudirman pun melaporkan terkait utang Pemprov Sulsel tahun 2020 lalu yang tersisa 5 persen dari utang yang telah diverifikasi dan diakui BPKP dan Inspektorat.

“Kami juga melakukan terobosan dalam Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). Diantaranya, perbaikan sistem pada PBJ,” ungkapnya.

Andi Sudirman mengatakan, salah satu yang saat ini digodok untuk optimalisasi pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dimana nilai yang diterima sesuai dengan kinerja.

“Terkait pencegahan tindak pidana korupsi, kami mohon Kasatgas Korsupgah KPK untuk terus berkoordinasi dengan kami, bagaimana target kami dari optimistis menjadi hal realistis plan. Sehingga, upaya ini bisa maksimal dan sukses untuk ke depan,” jelasnya.

Untuk program PEN, Andi Sudirman akan mendorong untuk pemulihan ekonomi yang bersentuhan langsung untuk masyarakat.

“Kami berharap dengan Rapat Koordinasi ini sebagai upaya kami memaksimalkan untuk jauh lebih baik dan transparan,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK Wilayah IV, Niken Ariati, memberikan arahan terhadap rencana aksi Pemprov Sulsel.

“Apresiasi dari kami terhadap upaya Pemprov Sulsel untuk melakukan upaya pencegahan korupsi,” ujarnya.

Niken memberikan beberapa masukan terhadap rencana aksi Pemprov Sulsel tahun 2021 ini. Serta mendorong agar Pemprov Sulsel mendorong kinerja lebih terukur dan ada percepatan.

“Harapan kami, ada inovasi dengan inisiatif lebih substantif,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan menggandeng penindakan dalam mengawal renaksi Pemprov Sulsel. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top